Angin Puting Beliung Terjang Tuban, 36 Rumah Warga Rusak di Tegalharjo

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita

TUBAN, iNews.id - Angin puting beliung menerjang Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Senin (2/2/2026). Cuaca ekstrem tersebut terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang melanda permukiman warga Desa Tegalharjo, Kecamatan Widang.

Akibat kejadian ini, puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Terjangan angin membuat warga panik dan berupaya menyelamatkan diri dari dalam rumah.

Angin dengan kekuatan besar merusak bangunan rumah warga. Atap rumah beterbangan, genteng berjatuhan serta sejumlah pohon tumbang hingga menutup akses jalan desa.

Berdasarkan data sementara, angin puting beliung ini mengakibatkan 36 rumah terdampak. Dari jumlah tersebut, 29 rumah mengalami kerusakan ringan dan tujuh rumah lainnya rusak berat.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Pascakejadian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban bersama Forkopimca, pemerintah desa dan warga setempat langsung melakukan penanganan darurat.

Kalaksa BPBD Tuban Sudarmaji mengatakan, langkah awal yang dilakukan adalah membersihkan pohon tumbang yang menutup akses jalan desa.

"Bahwa terjadi angin puting beliung di Desa Tegalharjo, Kecamatan Widang. Dampak dari angin puting beliung ini, 36 rumah terdampak; 29 rusak ringan dan 7 rusak berat," ujarnya, Senin (2/2/2026).

Selain membuka akses jalan, BPBD juga fokus melakukan pembenahan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan berat.

"Hari ini kami, BPBD, bersama dengan Forkopimca, dengan pemerintah desa, masyarakat, bahu-membahu untuk pertama membuka akses jalan dari pohon yang tumbang di jalan. Alhamdulillah semua jalan yang ada di Desa Tegalharjo sudah bisa terakses atau terlewati," katanya.

BPBD Kabupaten Tuban juga menyalurkan bantuan berupa bahan bangunan dan paket sembako untuk meringankan beban warga terdampak.

"Insya Allah kami BPBD akan membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang kena bencana dengan mengirim bahan bangunan dan juga paket sembako hari ini," ucapnya.

Sudarmaji mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Februari dan masih berpotensi memicu cuaca ekstrem.

"Saya mohon untuk selalu berhati-hati terhadap angin puting beliung, apalagi di dataran yang sangat luas seperti Widang dan sekitarnya ini sangat berpotensi. Hati-hati kalau melintas di jalan, diperhatikan ada pohon-pohon yang sangat besar yang rawan untuk roboh, tolong untuk dihindari," ujarnya.

Hingga kini, proses pendataan lanjutan terkait dampak kerusakan akibat angin puting beliung terjang Tuban masih terus dilakukan oleh pihak terkait.

Original Article


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Larang Ekspor Limbah Kelapa Sawit dan Jelantah: Itu Bahan untuk Avtur
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Kemarin, meracik minyak untuk kesehatan hingga logo baru Honda
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Dua Anak Tewas Akibat Longsor di Pangalengan Bandung
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Nadiem Terkejut Anak Buahnya Bagi-bagi Uang Pengadaan Laptop Chromebook
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Diimbangi Tottenham 2-2, City Gagal Pangkas Jarak dengan Arsenal di Puncak
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.