PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) konsisten melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna memitigasi risiko bencana hidrometeorologi. Langkah strategis ini diambil untuk menekan potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya.
Hingga Minggu (1/2), BPBD DKI Jakarta tercatat telah melaksanakan empat sorti penerbangan OMC menggunakan pesawat Casa 212-200 A-2105 milik TNI Angkatan Udara.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
Baca juga : Takut Banjir, Pemprov DKI Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca
"Operasi difokuskan pada wilayah yang berpotensi menjadi daerah pertumbuhan awan hujan, baik di wilayah perairan maupun daratan penyangga Jakarta," ujar Yohan melalui keterangan tertulisnya, Senin (2/2).
Secara teknis, sorti pertama dan kedua dilakukan di wilayah Selat Sunda dengan penyemaian masing-masing 800 kg NaCl pada ketinggian 8.000–11.000 kaki. Sorti ketiga menyasar Kabupaten Bogor dengan penyemaian 800 kg CaO, sementara sorti keempat kembali difokuskan ke Selat Sunda.
Efektivitas Penurunan Curah Hujan
Data akumulatif sejak 30 Januari hingga 1 Februari 2026 menunjukkan total sembilan sorti penerbangan telah dilaksanakan. Operasi ini menghabiskan 4.000 kg NaCl dan 3.200 kg CaO dengan total durasi terbang mencapai 13 jam 10 menit.
Baca juga : 78 Ribu Rumah di 136 Desa Terendam, 6.800 Orang Mengungsi Akibat Banjir Pati
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyatakan bahwa evaluasi sementara menunjukkan tren positif dalam pengendalian cuaca.
"Berdasarkan hasil evaluasi data curah hujan, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sejak 30 Januari hingga hari ini terindikasi mampu menurunkan curah hujan sebesar 23,85 persen. Upaya ini merupakan bagian dari langkah antisipatif Pemprov DKI Jakarta dalam mengurangi risiko banjir dan genangan,” tegas Isnawa.
Hingga Minggu sore pukul 17.00 WIB, curah hujan tertinggi di DKI Jakarta terpantau di wilayah Jakarta Barat dengan intensitas 13,2 milimeter, yang masih masuk dalam kategori hujan ringan.
Sebagai langkah lanjutan, BPBD DKI menjadwalkan kembali empat sorti penerbangan pada Senin (2/2) mulai pukul 07.00 WIB. Operasi ini tetap dilakukan dengan koordinasi ketat bersama BMKG dan TNI AU guna memastikan mitigasi berjalan optimal sesuai kondisi lapangan. (Far/P-2)



