Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie menjelaskan alasan Indonesia dipilih menjadi tuan rumah pertemuan perdana Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Business Advisory Council (ABAC) yang akan digelar pada 7–9 Februari 2026.
Anindya mengatakan bahwa penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah pembuka pertemuan ABAC tersebut bertujuan untuk menciptakan kondisi yang kondusif di antara negara anggota APEC. Pasalnya, Indonesia merupakan negara non-blok yang dinilai netral.
“Nah, ABAC pertama ini merupakan permintaan khusus dari China yang meminta Indonesia untuk menjadi tuan rumah, karena ini merupakan agenda setting. Mereka merasa nyaman dengan Indonesia untuk bisa menyeimbangkan dan set the tone ke depannya,” jelasnya dalam konferensi pers di Menara Kadin, Senin (2/2/2026).
Anindya melanjutkan, agenda ABAC Meetings akan digelar sebanyak empat kali pada tahun ini. Pertama, digelar di Jakarta pada 7–9 Februari 2026. Kedua, di Meksiko pada 22–25 April 2026.
Ketiga, digelar di Pattaya, Thailand, pada 7–10 Juli 2026, dan pertemuan puncak akan digelar di Shenzhen, China, pada 14–16 November 2026.
“Kami menerima dengan baik kehormatan ini, tetapi kami juga ingin ‘jualan’ untuk perdagangan [di ABAC Meetings perdana], jualan untuk investasi, jualan untuk konsep-konsep mengenai financial inclusion, kemudian juga regional economic integration, serta sustainability. Inilah hal-hal yang ingin kami manfaatkan dari ABAC pertama ini,” pungkasnya.
Baca Juga
- Poin Penting Hasil Pertemuan Pemimpin Dunia di KTT APEC 2025
- China jadi Tuan Rumah KTT APEC 2026, Xi Jinping Pilih Kota Shenzhen
- Prabowo di KTT APEC: Produksi Beras RI Tertinggi Sepanjang Sejarah
Untuk diketahui, APEC Business Advisory Council (ABAC) merupakan badan penasihat bisnis resmi bagi para pemimpin ekonomi APEC yang terdiri atas perwakilan sektor swasta dari 21 negara anggota, termasuk Indonesia melalui Kadin Indonesia.
Agenda pertemuan ABAC berfokus pada penyelarasan strategi antara pelaku usaha dan pembuat kebijakan guna menciptakan iklim investasi yang stabil di kawasan Asia-Pasifik.
Tujuan utama agenda pertemuan ABAC adalah mendorong integrasi ekonomi regional melalui percepatan realisasi Kawasan Perdagangan Bebas Asia-Pasifik (Free Trade Area of the Asia-Pacific/FTAAP).

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5312156/original/028552100_1754906320-1000195600.jpg)



