IBC Minta Perpanjangan Insentif Perpajakan untuk Investasi Ekosistem Baterai

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Industri Baterai Indonesia (IBI) atau Indonesia Battery Corporation (IBC) meminta beberapa insentif, salah satunya perpanjangan tax holiday dan tax allowance untuk proyek investasi ekosistem baterai terintegrasi.

Direktur Utama IBC, Aditya Farhan Arif, mengatakan perusahaan meminta dukungan Komisi XII DPR. Pertama, penguatan pasar dan rantai pasok industri baterai berbasis nikel domestik agar bisnis perusahaan tetap berkelanjutan.

"Indonesia ini pemilik nikel sehingga akan sangat baik apabila market dari baterai ion litium atau nanti baterai next generation baterai yang menggunakan katoda berbasis nikel itu juga bisa dikonsumsi oleh pasar domestik," katanya saat rapat dengan Komisi XII DPR, Senin (2/2).

Aditya melanjutkan, insentif selanjutnya adalah harmonisasi kebijakan dan kepastian regulasi dari hulu ke hilir. Dia mencontohkan kejelasan terkait Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang digunakan pada industri IBC.

Dukungan selanjutnya yakni dari sisi industri daur ulang baterai (battery recycling) dan second life battery. Dia mencontohkan kebijakan di Uni Eropa yang melihat baterai bekas sebagai sumber daya, bukan limbah.

"Nah, akan sangat baik meskipun Indonesia memiliki sumber daya nikel dan semuanya kecuali litium, tapi kita juga bisa melihat bahwa spent battery ini adalah sumber daya lain yang bisa kita manfaatkan lebih lanjut, instead of sekarang kita anggap ini sebagai limbah B3," jelas Aditya.

Kemudian terkait insentif perpajakan. Aditya menilai, perusahaan membutuhkan kepastian perpanjangan tax holiday yakni pembebasan PPh Badan untuk industri tertentu, serta insentif tax allowance atau pengurangan pajak 30 persen dari total investasi.

Terakhir yakni terkait nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) industri baterai, tidak hanya dari sisi manufaktur, namun juga seluruh sektor dari hulu ke hilir.

"Insentif dan hilirisasi antara lain terkait dengan perpanjangan tax holiday dan tax allowance, kemudian juga dukungan terhadap TKDN untuk investor atau investasi yang membangun baterai ini dari hulu ke hilir tidak hanya di sisi manufakturnya saja," ungkap Aditya.

Saat ini, IBC bersama PT Antam (Persero) memiliki proyek ekosistem baterai terintegrasi, salah satunya Proyek Dragon, bekerja sama dengan konsorsium Contemporary Amperex Technology Co., Limited, Brunp, Lygend (CBL).

Kerja sama antara Indonesia dengan China tersebut membentuk perusahaan patungan (joint venture) dengan nama PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB). CATIB tengah membangun fasilitas produksi Battery Cells, Module & Pack di Karawang dengan kapasitas awal sebesar 6,9 GWh pada fase pertama.

Director of Corporate Public Affair PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB), Bayu Hermawan, mengatakan perusahaan juga meminta berbagai dukungan insentif agar Indonesia menjadi pusat pengembangan industri baterai.

Hal ini, kata dia, juga seiring dengan kebutuhan Battery Energy Storage System (BESS) dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 yang diperkirakan mencapai 33 gigawatt (GW).

"Terkait dengan mendorong pertumbuhan pasar kendaraan listrik dan battery energy storage system. Kalau kita lihat market memang terus berkembang, kami rasa kami butuh dukungan lebih dalam lagi sehingga bisa terus berkembang," ungkap Bayu.

CATIB, lanjut Bayu, juga membutuhkan dukungan perhitungan TKDN, serta perpanjangan insentif perpajakan dan dapat diimplementasi hingga terhadap industri manufaktur BESS.

"Alhamdulillah saat ini PT CATIB telah mendapatkan tax holiday untuk baterai kendaraan listrik, dan mudah-mudahan implementasi dari tax holiday ini dapat diperpanjang juga untuk implementasi baterai energy storage system yang diproduksi di dalam negeri," tandas Bayu.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Didampingi Gibran, Prabowo tiba di Rakornas 2026 di SICC
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
2 Arti Kata LC di Sidang Pemerasan Kemnaker Bikin Jaksa Bertanya-tanya
• 58 menit laludetik.com
thumb
Kemenag Salurkan Bantuan Rp596 Juta untuk Madrasah, Guru dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
• 12 jam laludisway.id
thumb
Kementerian PU siap bantu tangani jalan provinsi ke Pining, Gayo Lues
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Billie Eilish Singgung soal Kebijakan untuk Imigran saat Raih Grammy Award
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.