Klaim Bakal Tak Ada Reshuffle Kabinet, Menteri Pigai Sampai Ungkit Ucapan Mensesneg

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyebut reshuffle Kabinet Merah Putih tidak terjadi dalam waktu dekat karena hal itu seperti disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

"Kan, Mensesneg sudah bilang tidak ada. Kalau Mensesneg bilang tidak ada, itu tidak mungkin akan ada," kata Pigai menjawab awak media di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/2).

BACA JUGA: Jawab Isu Reshuffle, Mensesneg Prasetyo Hadi: Itu Gosip

Eks Komisioner Komnas HAM itu mengatakan media seharusnya tidak meragukan informasi yang disampaikan Mensesneg terkait reshuffle kabinet. 

"Mensesneg, lo, Mensesneg mengatakan tidak ada. Berarti tidak mungkin akan ada, karena ini menyangkut integritas atas pernyataan," ujar Pigai.

BACA JUGA: PKB Respons Isu Reshuffle Kabinet

Pria kelahiran Papua itu meminta wartawan tidak lagi menggulirkan isu reshuffle ketika pejabat negara sudah menyatakan tak ada hal tersebut.

"Wartawan jangan goreng-goreng lagi. Itu, kan, sama aja dengan tidak menghormati apa pernyataan dari pemimpin negara. Kalau pemimpin negara keluarkan pernyataan itu harus hormati juga, dong," ujarnya.

BACA JUGA: Isu Reshuffle Kabinet: Prabowo Mungkin akan Panggil Purbaya

Namun, Pigai di sisi lain tetap menghargai kerja wartawan dalam mengklarifikasi berbagai isu seperti reshuffle. 

"Ya, tetapi I love you para wartawan," ujar dia.

Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1), membantah kabar Presiden RI Prabowo Subianto bakal mereshuffle kabinet.

"Enggak ada reshuffle," kata dia, Rabu.

Wacana reshuffle mengemuka setelah Wamenkeu Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono atau Tommy Djiwandono disahkan DPR sebagai Deputi Gubernur BI. 

Posisi Wamenkeu bakal kosong setelah Tommy menjabat Deputi Gubernur BI menggantikan Juda Agung. (ast/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Comeback Dramatis Lola Young di Grammy 2026 Usai Vakum
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gas N2O Disorot Usai Kasus Lula Lahfah, Polisi Akui Belum Bisa Tindak: Tunggu Regulasi
• 11 jam lalusuara.com
thumb
Ini Regulasi Gratifikasi dan Pelaporan KPK 2026
• 53 menit lalubisnis.com
thumb
Rekomendasi Foundation High-End yang Tahan Lama
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Waspada Hadapi Gejolak Dunia, Teguh pada Politik Bebas Aktif
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.