Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyoroti kinerja Gubernur dan Bupati di Bali yang tidak bisa mengatasi masalah sampah.
Menurut data Pemerintah Provinsi Bali, pada 2024 data timbulan sampah di Bali mencapai 1,2 juta ton per tahun. Timbulan sampah terbesar ada di Kota Denpasar yang mencapai 366.806 ton, kemudian di Kabupaten Gianyar sebesar 205.129 ton per tahun dan Kabupaten Badung 199.810 ton per tahun.
Kabupaten Buleleng menyusul dengan volume timbulan sampah mencapai 150.779 ton per tahun, Kabupaten Karangasem 102.643 ton, Kabupaten Tabanan 86.571 ton, Kabupaten Jembrana 60.106 ton, Kabupaten Bangli 41.557 ton dan Kabupaten Klungkung dengan timbulan sampah 40.829 ton sampah per tahun.
Masalah penumpukan sampah terjadi di Kota Denpasar dan Badung yang menjadi penghasil sampah terbesar. Penumpukan sempat terjadi ketika TPA Suwung ditutup awal 2026, meski penutupan kemudian ditunda setelah mendapat penolakan dari warga dan Swakelola di TPA Suwung.
Saat berpidato di hadapan seluruh Gubernur, Wakil Gubernur Bupati, Wakil Bupati seluruh Indonesia di Jakarta pada Selasa (2/2/2026), Prabowo secara spesifik menyebut pada Desember 2025 sampah menumpuk di Bali, bahkan hingga di destinasi wisata.
"Maaf ya, Gubernur Bupati-Bupati dari Bali, ini real loh [sembari menunjuk layar], Bali pada Desember 2025. Ini pantai Bali, bagaimana turis datang ke situ melihat sampah?" kata Prabowo.
Baca Juga
- Produksi Padi di Bali Menyusut 7,49 Persen
- Slovakia Buka Konsulat Kehormatan di Bali, Perkuat Kerjasama Ekonomi hingga Pariwisata
- Sebanyak 98,68% Warga Jembrana Menjadi Peserta BPJS Kesehatan
Prabowo menyarankan agar Gubernur dan Bupati mengerahkan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Dasar (SD) untuk melakukan pembersihan sampah di Bali saat akhir pekan.
"SMA, SMP, SD di bawah kendali saudara. Apa susahnya sih, entah hari Sabtu, hari Jumat semua anak sekolah kumpul di pantai ini, ini halaman kita, ayo kita bersihkan ramai-ramai," kata Prabowo.
Prabowo menyebut jika Gubernur dan Bupati di Bali tidak bisa mengatasi sampah, ia akan meminta TNI dan Polri mengerahkan pasukan untuk membersihkan sampah di Bali.
"Danrem, Dandim kerahkan anak buahmu, Kepolisian, kerahkan anak buahmu, korve korve korve," kata Prabowo.



