Sejumlah kreator konten mendirikan tenda untuk berjualan uli bakar sambil melakukan siaran langsung live TikTok di pinggir jalan, tepatnya di dekat akses Tol Andara, Kota Depok.
Polsek Cinere melakukan penertiban kepada para krator konten itu pada Sabtu (31/1) karena keberadaan tenda di lokasi tersebut dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan.
Tenda-tenda itu berada dekat akses tol yang memiliki volume kendaraan tinggi dengan kecepatan cukup kencang, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh, mengatakan penertiban ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat yang merasa terganggu karena tenda-tenda tersebut hingga memakan badan jalan.
“Giat tersebut memang di warung Pak Jamal yang berjualan uli bakar dan ada karaokenya juga. Mereka berjualan di bahu jalan sehingga menimbulkan komplain dari masyarakat, ditambah adanya Live TikTok saat mereka karaoke,” ucap Chairul saat dikonfirmasi, Senin (2/2).
“Kami hanya melakukan teguran dan pendataan kepada yang bersangkutan agar hal yang serupa tidak terjadi di kemudian hari,” tambahnya.
Menanggapi imbauan dari petugas, para pemilik tenda bersikap kooperatif dan bersedia membongkar tenda secara mandiri.
Ia menegaskan bahwa fasilitas umum, khususnya bahu jalan, tidak diperuntukkan bagi aktivitas pribadi yang bersifat menetap atau permanen.
“Kami akan terus melakukan patroli rutin di kawasan tersebut untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bagi para pengguna jalan,” tutupnya.





