KPK Umumkan Satu Pejabat DJKA Kemenhub Jadi Tersangka Suap Pembangunan Jalur Kereta Api

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan pejabat pembuat komitmen (PPK) di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Wilayah Jawa Bagian Timur tahun 2021-2022 Reza Maullana Maghribi (RM) sebagai tersangka kasus DJKA Kemenhub.

Kasus tersebut terkait dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Advertisement

BACA JUGA: Immanuel Ebenezer Kecewa Respons Purbaya soal Peringatan akan 'Di-Noel-kan': Emang Bapak Orang Suci

“Betul, sudah tersangka,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Walaupun demikian, Reza Maullana belum ditahan oleh KPK hingga saat ini.

Sebelumnya, kasus tersebut terkuak berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 11 April 2023 di Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah DJKA Kemenhub.

Saat ini, BTP Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah telah berganti nama menjadi BTP Kelas I Semarang.

KPK lantas menetapkan 10 orang tersangka yang langsung ditahan terkait dengan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur rel kereta api di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Setelah beberapa waktu atau hingga 20 Januari 2026, KPK telah menetapkan dan menahan sebanyak 21 tersangka. KPK juga telah menetapkan dua korporasi sebagai tersangka kasus tersebut.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Operasi Keselamatan di Riau Dimulai, Ini 9 Target Sasaran Prioritas
• 13 jam laludetik.com
thumb
Comeback di Kejuaraan Asia Beregu 2026, Ester Nurumi Tri Wardoyo Bilang Begini...
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Update! Hari ke-9 Pencarian Longsor Cisarua Bandung Barat, 10 Orang Masih Hilang | BERUT
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Dukung Demutualisasi BEI, Kadin Tekankan Stabilitas dan Kredibilitas Pasar Modal
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Saksi ahli pulihkan bukti digital kasus pembunuhan Brigadir Nurhadi
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.