Bahaya MSG: Mitos vs Fakta Ilmiah untuk Kesehatan Keluarga

tabloidbintang.com
1 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Pernah nggak, Moms, kita lagi masak lalu ada komentar, “Jangan pakai MSG, nanti anak jadi bodoh!” atau “MSG itu penyebab kanker, lho!”? Rasanya langsung was-was, ya. Apalagi kalau menyangkut kesehatan keluarga, tentu kita ingin berhati-hati.

Tapi pertanyaannya, apakah MSG benar-benar berbahaya?

Sebelum buru-buru menyingkirkan botol kecil MSG di dapur, yuk kita bedah bersama mana yang mitos dan mana fakta yang benar berdasarkan ilmu pengetahuan.

Apa Itu MSG?

MSG atau monosodium glutamate adalah penyedap rasa yang memberikan sensasi gurih. Bahan ini berasal dari asam glutamat, senyawa alami yang juga ada pada tomat, jamur, keju, daging, dan berbagai makanan sehari-hari.

Proses pembuatannya melalui fermentasi mirip dengan pembuatan kecap, tempe, atau yogurt. Jadi, MSG bukanlah zat kimia beracun seperti yang sering dibayangkan.

Mitos yang Sering Bikin Ibu-Ibu Khawatir

Tidak bisa dipungkiri, banyak kabar tentang MSG beredar dari obrolan tetangga, grup WhatsApp, atau bahkan media sosial. Sayangnya, sebagian besar hanyalah mitos yang membuat ibu-ibu jadi cemas berlebihan. Berikut beberapa di antaranya:

1.    MSG bikin kanker

Banyak sekali cerita dari mulut ke mulut bahwa MSG bisa memicu kanker. Padahal yang benar, sampai sekarang tidak ada penelitian ilmiah yang membuktikan hal itu.

2.    MSG membuat anak bodoh

Sebagai ibu, pasti hati kita langsung tersentak kalau dengar ini. Mana ada orang tua yang mau kecerdasan anaknya terganggu? Tapi kabar buruknya buat mitos ini tidak ada bukti ilmiah yang mendukung.

3.    MSG penyebab darah tinggi

Karena MSG mengandung natrium, sering kali ia disamakan dengan garam dapur. Padahal yang benar kandungan natrium pada MSG jauh lebih rendah dibandingkan garam biasa.

4.    MSG itu bahan kimia berbahaya

Ada juga anggapan MSG adalah “zat beracun buatan pabrik”. Faktanya, MSG adalah turunan dari asam glutamat yaitu senyawa alami yang juga ada pada tomat, keju, jamur, dan makanan sehari-hari kita.

Cerita-cerita seperti “micin bikin bodoh” sering jadi bahan obrolan, terutama di kalangan ibu muda. Padahal yang benar, kenyataannya tidak seseram itu.

Fakta Ilmiah: Apakah MSG Berbahaya?

Sekarang mari kita luruskan dengan sains. Jawaban singkatnya, bahaya MSG tidak seperti yang dibayangkan orang, selama dikonsumsi dengan bijak.

- MSG tidak menyebabkan kanker. Penelitian besar dari berbagai negara tidak menemukan hubungan MSG dengan sel kanker. Jadi, aman.

- MSG tidak merusak otak. Justru yang benar, glutamat (bahan utama MSG) dibutuhkan otak untuk mengirim sinyal saraf. Jadi, anggapan “MSG bikin bodoh” adalah salah kaprah.

- MSG tidak otomatis bikin hipertensi. Karena kadar natrium MSG lebih rendah dibandingkan garam, justru terlalu banyak garam lah yang lebih cepat memicu tekanan darah tinggi.

- MSG adalah bahan alami hasil fermentasi. Sama seperti kecap, yogurt, atau tempe. Jadi bukan zat kimia berbahaya yang perlu ditakuti.

Di sisi lain, pembahasan lebih lanjut soal peran “MSG dalam diet rendah garam” juga sudah tersedia di artikel terkait pola makan modern.

Lalu, Kapan MSG Bisa Menjadi Masalah?

Meskipun aman, tetap ada hal yang perlu kita perhatikan. Apakah MSG berbahaya? Bisa jadi iya, kalau jumlahnya berlebihan.

- Beberapa orang bisa mengalami keluhan ringan setelah makan MSG terlalu banyak, seperti sakit kepala, wajah terasa panas, jantung berdebar, atau mual. Kondisi ini sering disebut Chinese Restaurant Syndrome. Tapi tenang, gejalanya bukan penyakit serius dan biasanya hilang sendiri, karena ini hanyalah sugesti buruk mengenai MSG.

- Pada hewan percobaan, dosis MSG yang sangat tinggi dan langsung disuntikkan ke tubuh hewan tersebut memang bisa menyebabkan gangguan metabolisme atau obesitas. Tapi pada manusia, belum ada bukti kuat yang menyatakan hal sama.

Dengan kata lain, bahaya MSG lebih pada pola konsumsi berlebihan, bukan pada MSG itu sendiri. Kalau ingin tahu lebih banyak soal efek MSG pada tumbuh kembang anak, ada ulasan khusus di artikel tentang “MSG untuk Anak”.

Tips Bijak Menggunakan MSG untuk Keluarga

Sebagai ibu, tentu kita ingin masakan tetap lezat tapi sehat. Nah, berikut cara aman dan bijak:

1. Gunakan secukupnya: MSG sama seperti garam atau gula: boleh dipakai, asal jangan berlebihan.

2. Kombinasikan dengan rempah alami: bawang, jahe, kunyit, atau kaldu tulang bisa menambah rasa gurih alami.

3. Utamakan pola makan seimbang: ingat, kesehatan bukan hanya soal ada MSG atau tidak, tapi soal seberapa bervariasi dan bergizi makanan yang kita sajikan.

Jadi, Moms, kalau ada yang bertanya lagi apakah MSG berbahaya? Jawaban yang benar: tidak, selama penggunaannya wajar. Bahaya MSG yang sering kita dengar hanyalah mitos tanpa dasar ilmiah.

Ingat, yang membuat makanan sehat atau tidak bukan hanya satu bahan. Kuncinya ada pada keseimbangan gizi, keberagaman bahan, dan cara kita mengolah makanan. Jadi, tak perlu takut berlebihan. Gunakan MSG dengan bijak, padukan dengan rempah-rempah alami, dan tetap berikan yang terbaik untuk keluarga.

Karena pada akhirnya, bukan sekadar tentang bahaya MSG, tapi juga bagaimana penggunaannya bisa disesuaikan dengan kebutuhan anak, mendukung pola makan sehat, membantu gaya hidup sehari-hari, serta meluruskan mitos yang salah kaprah. Dengan begitu, informasi tentang MSG yang benar akan terasa lebih utuh dan bermanfaat untuk semua.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Crystal Palace Amankan Jorgen Strand Larsen, Jean-Philippe Mateta Menuju AC Milan
• 13 jam lalumediaindonesia.com
thumb
4 Gelar Juara Thailand Masters, Buah Program Pembinaan & Regenerasi PBSI
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Jokowi Jadi Sasaran Kritik, Jika PSI Tak Lolos Parlemen Pada Pemilu 2029
• 17 jam lalugenpi.co
thumb
Kemendikdasmen Perluas Akses Pendidikan Melalui Penguatan Sekolah Nonformal di Cianjur
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Aloft Surabaya Perkuat Bisnis MICE lewat Konsep Meeting Interaktif
• 7 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.