Bank Indonesia Gabung Proyek Nexus, Jadi Solusi Pembayaran Efisien Antarnegara

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Indonesia merupakan salah satu koridor remitansi terbesar di dunia, baik sebagai negara asal utama pekerja migran maupun sebagai penerima remitansi.

Bank Indonesia Gabung Proyek Nexus, Jadi Solusi Pembayaran Efisien Antarnegara

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) resmi bergabung dalam proyek Nexus. Proyek ini diinisiasi oleh Bank for International Settlements (BIS).

BI akan turut mempersiapkan dan mengimplementasikan Nexus bersama lima bank sentral lain, yaitu Bank Negara Malaysia (BNM), Bangko Sentral ng Pilipinas (BSP), Monetary Authority of Singapore (MAS), Bank of Thailand (BOT), dan Reserve Bank of India (RBI).

Baca Juga:
BI dan Empat Bank Sentral Rampungkan Tahap Tiga Proyek Nexus

"Keikutsertaan Indonesia dalam Nexus merupakan langkah strategis untuk menyediakan solusi pembayaran antarnegara yang efisien dan terjangkau bagi masyarakat dan pelaku usaha di Indonesia," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dikutip Selasa (3/2/2026).

Dia menambahkan, Indonesia merupakan salah satu koridor remitansi terbesar di dunia, baik sebagai negara asal utama pekerja migran maupun sebagai penerima remitansi.

Baca Juga:
Cari Inovator Kendaraan Listrik, New Energy Nexus Indonesia Gandeng ESDM

Selain itu, keterhubungan pembayaran antarnegara yang semakin terpadu dan tanpa hambatan juga dapat meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan Indonesia dengan negara-negara di kawasan.

Baca Juga:
Tok! Rapat Paripurna DPR Tetapkan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia

Proyek Nexus dari BIS yang diinisiasi pada 2021 ini bertujuan untuk meningkatkan kelancaran pembayaran antarnegara dengan menghubungkan berbagai sistem pembayaran instan domestik atau instant payment systems (IPS).

Proyek Nexus telah memasuki fase implementasi pada 2025, hal ini ditandai dengan pendirian Nexus Global Payments (NGP) oleh beberapa bank sentral.

Baca Juga:
Profil Thomas Djiwandono, Deputi Gubernur Bank Indonesia yang Baru Terpilih

BI sebelumnya berpartisipasi sebagai special observer, kini menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi secara penuh sebagai anggota Nexus dan akan mengembangkan sistem pembayaran instan, BI FAST, untuk dapat terhubung dengan Nexus.

Selanjutnya, interkoneksi BI-FAST dengan Nexus diharapkan memperkuat efisiensi dan keterjangkauan transaksi lintas negara, serta memperkuat inklusi keuangan.

Inisiatif ini dilakukan untuk mendukung kepentingan nasional dengan menjaga kedaulatan dan akan memastikan proses kliring dan setelmen transaksi domestik tetap dilakukan di dalam negeri.

BI menyatakan bahwa langkah ini juga merupakan bagian dari implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 dan sejalan dengan kerangka Regional Payment Connectivity yang dicanangkan ASEAN pada 2022.

Penguatan konektivitas ini diharapkan akan mewujudkan pembayaran antar negara yang lebih efisien dan terjangkau sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, inklusi keuangan, dan pembangunan berkelanjutan.

Sinergi BI dan NGP juga mendukung agenda reformasi pembayaran lintas negara yang dicanangkan oleh G20.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pandji Pragiwaksono soal Respons Gibran Rakabuming terkait Materi Mens Rea: Cukup Bijak
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
• 21 jam lalusuara.com
thumb
Kepala BGN: Gedung Putih hingga Rockefeller Institute Tertarik Pelajari MBG
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Klaster Hunian di Cengkareng Diamuk Si Jago Merah, 16 Mobil Damkar Dikerahkan
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Anggota DPR: Industri film Indonesia butuh perlindungan negara
• 7 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.