Ulasan perdana mencoba Lepas L8 menjadi salah satu berita populer pembaca kumparanOTO, Senin (2/2).
Kemudian, impresi awal mengemudikan Chery C5 CSH yang akan meluncur di IIMS 2026, serta respons pemerintah soal insentif BEV yang berkurang tahun ini.
Selengkapnya rangkuman berita populer pembaca kumparanOTO.
Foto: Kencan Singkat Bersama Lepas L8, Pilihan PHEV Baru di IndonesiaLepas L8 hadir sebagai pilihan baru di segmen otomotif plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) di Indonesia, menandai debut globalnya sebagai bagian dari strategi Chery Group.
Dari sisi tampilan, Lepas L8 mengusung desain 'clean' dengan perpaduan garis tegas dan lekuk bodi yang menonjolkan karakter SUV urban. Proporsi bodinya yang seimbang memberikan kesan kokoh namun tetap elegan untuk penggunaan harian.
Mencoba Chery C5 CSH Sebelum Meluncur, Konsumsi BBM Dapat SeginiKumparanOTO berkesempatan menguji Chery C5 CSH atau Chery Super Hybrid, sebuah SUV hibrida yang belum diperkenalkan secara resmi namun menjanjikan konsumsi BBM impresif.
Dalam uji Jakarta-Semarang sejauh 476,3 km dengan tiga penumpang, konsumsi BBM rata-rata C5 CSH mencapai 18,9 km/liter dalam mode Eco, tidak jauh dari klaim pabrikan 20,4 km/liter (NEDC).
Insentif Impor EV Disetop, Pemerintah Yakin Tak Ganggu Investasi Mobil ListrikPemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menyatakan penghentian insentif impor mobil listrik CBU tidak akan mengganggu iklim investasi.
Meskipun insentif bebas bea impor CBU dan PPnBM dihapus, pemerintah tetap menyediakan preferensi tarif yang signifikan serta insentif lain seperti Bea Balik Nama 0 persen dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 0 persen yang masih berlaku.


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2020%2F07%2F30%2Ff967f4bd-1ece-438b-912b-ab0a981b881e.jpg)

