IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam
Dafar Isi
  • INDF
  • MYOR
  • CMRY
  • JSMR
  • MAPA

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Senin (02/02) di zona merah dengan koreksi 4,88% ke level 7.922,73. 

Tekanan indeks terjadi di tengah penguatan sejumlah saham berkapitalisasi besar seperti BBCA yang naik 2,70%, BBRI menguat 0,52%, serta ICBP melonjak 5,35% dan menjadi penopang utama pergerakan. Di sisi lain, DSSA turun 12,42%, AMMN melemah 14,80%, dan BRMS terkoreksi 14,81% sebagai pemberat indeks. 

Investor asing masih membukukan pembelian bersih sebesar Rp593,35 miliar di pasar reguler dan Rp654,94 miliar di seluruh pasar. Secara sektoral, seluruh 11 sektor ditutup melemah dengan sektor basic industry mencatat penurunan paling dalam sebesar 10,74%.


Menanggapi perhatian MSCI, Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti seluruh isu utama yang menjadi sorotan. 

Tiga langkah yang disiapkan mencakup keterbukaan data kepemilikan saham di bawah 5% dengan cakupan mulai dari di atas 1%, perluasan klasifikasi investor dari sembilan kategori menjadi 27 sub-tipe untuk memperjelas ultimate beneficial owner, serta rencana peningkatan batas minimum free float dari 7,50% menjadi 15,00% yang akan diterapkan secara bertahap. 

OJK juga menyatakan akan menyampaikan perkembangan implementasi secara berkala, sementara koordinasi dengan MSCI akan dilanjutkan pada level teknis, termasuk pembahasan metodologi dan perhitungan indeks.

Dari sisi emiten, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mengumumkan rencana pembelian kembali saham dengan nilai maksimal Rp300 miliar yang akan berlangsung pada periode 2 Februari hingga 1 Mei. 

Aksi ini mengacu pada POJK No. 13/2023 serta Surat OJK S-102/D.04/2025 sehingga tidak memerlukan persetujuan RUPS. Jumlah saham yang berpotensi dibeli kembali mencapai sekitar 576 juta lembar atau setara 0,97% dari modal ditempatkan dan disetor, dengan sumber dana berasal dari kas internal perseroan. 

Dalam pelaksanaannya, TOWR menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai perantara. Jika buyback terealisasi sepenuhnya, laba per saham secara proforma diperkirakan meningkat dari 49,10 menjadi 49,65.

Rekomendasi Saham Hari Ini

INDF

Buy 6925-7000 | TP 7150-7275 | SL 6600

INDF Transaksi di Sini!
Powered by



MYOR

Buy 2330-2360 | TP 2410-2450 | SL 2200

MYOR Transaksi di Sini!
Powered by



CMRY

Buy 5275-5325 | TP 5500-5600 | SL 5000

CMRY Transaksi di Sini!
Powered by



JSMR

Buy 3580-3610 | TP 3660-3700 | SL 3430

JSMR Transaksi di Sini!
Powered by



MAPA

Buy 680-695 | TP 720-740 | SL 645

MAPA Transaksi di Sini!
Powered by



Disclaimer: Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.


(ayh/ayh)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Viral Menu MBG Apel dan Ubi untuk Anak RA, Ini Langkah BGN
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Prabowo Undang Ormas Islam ke Istana Siang Ini
• 3 jam laludetik.com
thumb
IIMS 2026 jadi yang Pertama Menghadirkan Lapangan Padel dan Turnamen Berhadiah Mobil
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Enrico Tambunan Ungkap Fakta soal Ayah Ressa, Sebut Denada Trauma Tiap Disinggung Masa Lalunya
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Tegur Gubernur Bali soal Sampah, Presiden Prabowo: Pariwisata Tak Akan Bertahan Jika Kotor
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.