Viral Menu MBG Apel dan Ubi untuk Anak RA, Ini Langkah BGN

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa apel dan sisiran ubi untuk salah satu Raudhatul Athfal (RA) atau taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, viral di media sosial. Badan Gizi Nasional (BGN) pun mengambil langkah cepat merespons temuan tersebut.

Kondisi tersebut awal mulanya diungkap oleh seorang pengacara, Toni RM, melalui media sosial. Ia mendapat laporan dari orang tua murid RA Darusibyan.

Baca Juga
  • Viral Dugaan Rekayasa BAP, Polsek Cilandak: Hanya Kesalahpahaman
  • Konsisten, MK Tolak Uji Materi Nikah Beda Agama
  • Bupati Sudewo Belum Diberhentikan Partai Usai Jadi Tersangka, Ini Penjelasan Gerindra Jateng

“Awalnya saya mendapat keluhan dari salah satu orang tua murid yang anaknya itu sekolah di RA Darusibyan. Katanya MBG yang diterima saat itu menunya hanya satu buah apel dan sisiran ubi,” ujar Toni, yang dikenal luas sebagai pengacara Pegi Setiawan dalam kasus Vina Cirebon tersebut, Senin (2/2/2026).

Toni menilai, menu apel dan sisiran ubi itu jauh di bawah anggaran yang semestinya. Sepengetahuannya, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 15 ribu untuk satu porsi per anak.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dari anggaran itu, alokasi menu untuk murid SD dan tingkatan di atasnya semestinya Rp 10 ribu per porsi. Sedangkan anggaran untuk tingkatan TK maupun RA sebesar Rp 8.000 per porsi.

“Dengan anggaran segitu, SPPG seharusnya sudah mendapat untung,” ujar dia.

Toni menghitung, satu buah apel dan sisiran ubi harganya jauh di bawah Rp 8.000. Itu berarti, para siswa di RA tersebut tidak menerima menu MBG yang semestinya. Karena itulah, ia mempertanyakan hal tersebut dengan mengunggahnya di media sosial pada 30 Januari 2026.

“Kenapa saya pertanyakan? Karena ini uang rakyat yang digunakan untuk MBG, sehingga rakyat berhak mendapat penjelasan,” kata dia.

Hanya selang sehari setelah unggahannya itu, Toni mendapat kabar bahwa BGN langsung merespons dengan memberikan sanksi penutupan sementara terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Tegalmulya, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. SPPG itulah yang menyediakan menu MBG untuk RA Darusibyan.

Sanksi penutupan sementara itu disebut hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Indramayu, Ayu Nabila Shintiya, membenarkan adanya penutupan sementara SPPG di Desa Tegalmulya. Ia menjelaskan, langkah itu dilakukan karena SPPG tersebut belum memiliki pengawas gizi, yang merupakan salah satu persyaratan standar operasional dapur SPPG.

“Pengawas gizi merupakan unsur yang penting agar program ini terlaksana,” kata Ayu dalam pesan singkatnya.

Ayu mengungkapkan, pihaknya juga telah mengonfirmasi langsung kasus yang viral di media sosial itu kepada SPPG setempat. Dalam keterangannya, pihak SPPG menyatakan menu tersebut digunakan sebagai upaya dalam pemanfaatan makanan lokal di wilayah setempat.

“Sebenarnya menu tersebut sedang memanfaatkan makanan lokal yaitu dengan adanya ubi ungu sebagai menunya,” ujar dia.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Beasiswa Australia Awards 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
• 1 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pengamat: Kursi Kosong DPRD Palopo Bukan Sekadar Administrasi, tapi Soal Keadilan Politik
• 23 jam laluharianfajar
thumb
AEER Ungkap Emisi Smelter Sulawesi, Dorong Listrik PLN Gantikan PLTU Captive
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Sepekan ke Depan, Ini Wilayah Potensi Hujan Sedang hingga Lebat
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
4 Course Online Low Budget Buat Upgrade Skill, Ini Rekomendasi teman kumparan!
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.