Bertemu Dirut Garuda dan Petinggi Embraer, Prabowo Tekankan Pentingnya Teknologi Penerbangan

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto menerima Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan, dan jajaran petinggi produsen pesawat Embraer asal Brasil di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan industri penerbangan global, khususnya terkait kemajuan teknologi pesawat dan ekosistem penerbangan di Indonesia.

Usai pertemuan, Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan menjelaskan bahwa diskusi dengan Presiden Prabowo berlangsung dalam suasana santai namun substantif, dengan fokus pada dinamika penerbangan nasional dan global.

BACA JUGA:Kasus Kekerasan Panti Jompo Bogor Disorot Haris Azhar, Sekjen KemenHAM Novita Ilmaris: Ini Pelanggaran HAM Serius

BACA JUGA:Purbaya Ingatkan Pentingnya Kepastian Pendanaan Proyek Sampah Jadi Listrik

“Bicara-bicara, ngobrol-ngobrol tentang penerbangan, lah. Penerbangan di Indonesia, tentang Garuda (Indonesia), tentang pesawat-pesawat yang super-super maju sekarang. Teknologi-teknologi yang maju, bagaimana kita harus ikut juga terlibat di dalam perkembangan-perkembangan teknologi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Glenny menegaskan bahwa pertemuan tersebut belum membahas rencana pembelian pesawat.

Menurutnya, pembahasan masih berada pada tahap koordinasi dan pertukaran pandangan mengenai perkembangan teknologi penerbangan dunia.

“Rencana beli belum. Kita baru koordinasi masalah teknologi-teknologi,” jelas Glenn.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo memberikan arahan agar Indonesia, termasuk maskapai nasional, mampu mengikuti dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi global.

BACA JUGA:GAPMMI: Masuknya Menperin ke DEN Bisa Ubah Nasib Industri Makanan-Minuman

BACA JUGA:200 Ribu Beasiswa PIP 2026 Mulai Disalurkan ke NTB, Berikut Rincian Nominal Pencairan

“Ya, harus ikuti perkembangan teknologi dunia,” pungkas Glenny.

Pertemuan ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendorong modernisasi dan transformasi sektor penerbangan nasional, sekaligus juga memperkuat posisi Indonesia dalam mata rantai industri aviasi global.

Langkah strategis ini sejalan dengan upaya memperkokoh konektivitas nasional, meningkatkan kualitas layanan transportasi udara, serta menopang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Indonesia.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Indonesia to Ban Palm Oil Waste Exports to Boost Energy Independence
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mantan Duta Besar Inggris Mengundurkan Diri di Tengah Skandal Epstein
• 23 jam laluerabaru.net
thumb
Dishut Kalsel Perketat Pengawasan Hutan Usai Temuan Tambang Ilegal oleh BPK
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Pengunduran Diri Dirut BEI Jadi Momentum Evaluasi Tata Kelola dan Penguatan Pengawasan Substansial Pasar Modal
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BMKG Deteksi 3 Bibit Siklon di Sekitar Indonesia, Ini Dampaknya
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.