Bisnis.com, BATAM - Minat masyarakat di Kepulauan Riau terhadap investasi emas makin menguat seiring dengan harga emas yang terus bergerak naik, menjadikan logam mulia ini pilihan aman di tengah ketidakpastian ekonomi dan fluktuasi pasar.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Kepulauan Riau Sinar Danandjaya menyatakan bahwa pergerakan harga emas yang dinamis justru menarik minat besar masyarakat untuk berinvestasi.
“Sekarang kita lihat tren emas terus menguat. Meskipun di beberapa momen ada juga terjadi penurunan. Menurut saya, saat ini minat berinvestasi emas cenderung meningkat karena harganya terus melonjak,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Menurut Sinar, fenomena harga emas yang fluktuatif tidak menyurutkan kepercayaan investor, bahkan instrumen investasi ini kini digandrungi oleh berbagai generasi.
Ia menambahkan bahwa emas digital juga tengah menjadi tren di kalangan generasi muda yang semakin melek investasi.
“Termasuk juga emas digital yang juga tengah tren di kalangan generasi saat ini. Sekarang kan banyak yang suka investasi, nah salah satunya lewat emas digital,” kata Sinar.
Baca Juga
- Harga Emas Antam Terjun Bebas Hari Ini, Selasa 3 Feburari 2026
- Harga Buyback Emas Antam Naik 11,18 hingga Hari Ini Selasa (3/2)
- Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 di Pegadaian Hari Ini, Selasa 3 Februari 2026
Pandangan tersebut turut diamini oleh pekerja di Batam Krissando Sultan, yang mengaku memilih emas sebagai salah satu bentuk simpanan jangka panjang. Ia mengaku telah gemar menyimpan uang dalam bentuk emas sejak lama.
Bagi Nando, sebagai pekerja penting memiliki simpanan selain tabungan bank, dan emas dipandang sebagai instrumen yang relatif aman meski mengalami kenaikan dan penurunan harga.
“Harganya kan naik dan turun ini. Kalau ditanya saya masih belum mau jual sih. Masih akan nyimpan dulu karena belum ada alasan juga untuk jual emas,” ujarnya.
Menurutnya, emas masih mendapat respons positif dari masyarakat, meskipun harga jualnya tinggi.
“Meskipun harga tinggi, mereka tetap ramai beli emas. Jadi ini adalah investasi yang cukup aman dan harganya cenderung naik,” tutup dia.
Harga emas batangan 24 karat produksi PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada perdagangan Selasa (3/2) terpantau mengalami koreksi tajam.
Harga emas turun sebesar Rp183.000 per gram dibandingkan dengan posisi perdagangan sebelumnya. Mengacu pada data Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam pada pukul 08.56 WIB, harga emas 24 karat ukuran 1 gram dibanderol Rp2.844.000 per gram.
Sementara itu, emas dengan ukuran terkecil 0,5 gram dijual seharga Rp1.472.000. Adapun emas batangan ukuran terbesar, yakni 1.000 gram, dipasarkan dengan harga Rp2.784.600.000.
Di sisi lain, harga pembelian kembali (buyback) emas Antam pada hari ini ditetapkan sebesar Rp2.624.000 per gram. Angka tersebut turun Rp9.000 per gram dibandingkan dengan harga buyback pada perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan ketentuan yang tercantum di laman resmi Antam, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5% sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017. Pajak tersebut dipotong secara otomatis dari total nilai transaksi penjualan kembali.





