Demam Korea di Indonesia tak hanya sebatas pada musik K-Pop dan drama Korea saja, tapi juga sudah merambah ke dunia kuliner. Ya, jajanan khas Korea kini semakin mudah ditemukan, mulai dari gerai street food hingga supermarket dan minimarket.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap K-Food, Archipelago menghadirkan konsep kuliner bertajuk “60 Seconds to Seoul”, sebuah program pop-up yang membawa jajanan street food Korea ke jaringan hotel mereka di Indonesia.
“Kami menghadirkan '60 Seconds to Seoul' sebagai konsep pop-up kuliner yang membawa cita rasa autentik street food Seoul ke jaringan hotel kami di seluruh Indonesia. Inisiatif ini merupakan bagian dari Archipelago Global Flavours Series dan akan berganti setiap enam bulan dengan menampilkan ragam street food bercita rasa khas dari berbagai negara,” ujar John Flood, CEO Archipelago.
Event ini menghadirkan beragam menu populer Korea, seperti tteokbokki, korean cheese burger, gangnam hot chicken, soko fish tacos, dan kimchi fried rice. Menariknya, menu-menu tersebut juga sudah disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia, tapi tetap tanpa menghilangkan ciri khas rasa Korea.
Menurut Corporate Executive Chef Archipelago, A.S Windoe, menu yang ditawarkan di event ini merupakan street food Korea dengan sentuhan rasa yang lebih familiar bagi lidah lokal. Ia juga menyebutkan bahwa proses riset dan pengembangan menu dilakukan cukup lama agar cita rasanya bisa diterima oleh pasar Indonesia.
“Kami menggunakan saus gochujang dan mayo. Jadi rasanya tetap khas Korea, tapi lebih ‘ngeblend’ dengan selera orang Indonesia,” kata Chef Windu dalam acara peluncuran event ‘60 Seconds to Seoul’ di Hotel Aston Serang, Sabtu (31/1).
Selain menu utama, 60 Seconds to Seoul juga menghadirkan dua dessert khas Korea yang unik dan ringan, yaitu Jeju mocha puffs dan baesuk pear, sajian pir rebus khas Korea yang dikenal sebagai comfort food. Hidangan ini direbus dengan berbagai rempah seperti star anise, kayu manis, dan red dates (kurma merah) yang dikenal baik untuk kesehatan.
“Baesuk pear ini sangat bagus sekali, terutama kalau misalkan kita sedang sakit gak enak badan, batuk, cocok untuk makan baesuk ini, karena baesuk ini direbus menggunakan herb…Itu bagus sekali buat kesehatan kita. Jadi, dessert itu gak hanya melulu tentang kolesterol, gula,” beber Corporate Pastry Chef Archipelago, Risman Sukmawan.
Tak ketinggalan, ada juga empat pilihan minuman segar, salah satunya sparkling yuzu honey yang terkenal dengan rasa citrus yang ringan dan super refreshing.
Menurut Senior Director of Corportate Communications & PR Archipelago Sari Kusumaningrum, menu-menu ini tidak hanya bisa dinikmati oleh para tamu hotel. Masyarakat umum juga bisa memesannya secara online, sehingga pengalaman kuliner Korea bisa dinikati di rumah. Harga yang ditawarkan pun cukup ramah di kantong, yakni mulai dari Rp 38 ribu.
“Jadi, orang tidak hanya memesan di poolside dan room service, tapi juga bisa take away dan order online,” jelas Sari.
Gimana, tertarik untuk mencicipinya?





