BEKASI, KOMPAS.com - Sebuah truk menabrak pangkalan ojek di Jembatan Banjir Kanal Timur (BKT), Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin (2/2/2026) malam.
Berdasarkan unggahan akun @teropongrakyat.co, truk kontainer dengan bagian depan berwarna kuning dan bagian muatannya berwarna putih terlihat menabrak sebuah bangunan yang dijelaskan sebagai pangkalan ojek di sisi kiri jalan.
Dalam video tersebut, warga langsung berkerumun di lokasi kejadian.
Baca juga: Kemarin Macet Parah, Pagi Ini BKT Rorotan Ramai Lancar
Gopar (45), seorang ojek pangkalan (opang) di lokasi tersebut mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.
Truk tersebut diduga rem blong.
"Murni rem blong. Dia pun dari atas (Jembatan BKT) udah gelagapan dia," kata Gopar saat ditemui Kompas.com di lokasi kejadian, Selasa (3/2/2026).
Awalnya, truk kontainer tersebut melintas di Jembatan BKT dari arah Cilincing, Jakarta Utara menuju Tarumajaya, Bekasi.
Saat turun dari jembatan, truk yang diduga mengalami rem blong sempat menabrak satu mobil dan satu motor di jalan.
Kemudian, truk berbelok ke kiri menabrak pangkalan ojek yang berada tidak jauh dari jembatan.
"Dia banting setir ke kiri biar supaya berhenti. Daripada dia lurus, lebih banyak yang korban. Mobil enggak bakal berhenti kalau lurus," tutur Gopar.
Baca juga: Pramono Tegaskan Tak Boleh Ada Lagi Atribut Partai di Flyover
Senada, tukang ojek bernama Sukri (68) mengatakan, truk itu menabrak lima motor opang.
Motor Sukri salah satunya.
"Akhirnya apa? Kena motor, ada lima motor yang kena. Sama ini gubuk pangkalan ojek itu terutama," ujar dia saat ditemui Kompas.com di lokasi.
Tidak ada korban jiwa pada insiden tersebut, tetapi membuat beberapa sepeda motor dan pangkalan ojek rusak.
Motor Sukri mengalami kerusakan di bagian lampu sein karena tergores pintu truk.
Peristiwa tersebut diselesaikan secara damai oleh para pihak yang terlibat.
"Yang penting ganti rugi, ada yang selamat cuma enggak ada yang korban," imbuh dia.
Sukri mengaku motornya sudah tiga kali mengalami kerusakan akibat terjadinya kecelakaan di tempat yang sama.
"Udah ketiga kali saya. Namanya saya pangkalan di sini, nyari nafkah di sini," tambah dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



