Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan menerima sejumlah tokoh dan pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2).
Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada siang hari dan menjadi bagian dari agenda rutin Presiden untuk berdialog dengan elemen umat Islam.
"Oke, saya mau jelaskan kegiatan Bapak Presiden, hari ini Bapak Presiden nanti siang akan menerima beberapa tokoh pimpinan organisasi Islam, kemudian tokoh-tokoh Islam, kemudian juga beberapa pimpinan pondok pesantren dari beberapa daerah yang bisa hadir pada siang hari ini," ujar Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (3/2).
Menurut Teddy, diskusi dalam pertemuan itu akan mencakup berbagai isu strategis, mulai dari capaian pemerintah hingga situasi nasional dan global.
"Oke, kemudian tentunya nanti akan berdiskusi, ini pertemuan rutin 3-4 bulan sekali. Kalau Anda lihat akhir tahun lalu juga sudah kumpul juga nanti kira-kira akan membahas tentang pencapaian pemerintah, program-program strategis, kemudian juga tentunya kondisi dalam negeri dan di luar negeri," jelasnya.
Teddy menyebutkan, para undangan berasal dari hampir seluruh organisasi Islam besar di Indonesia hingga pimpinan pondok pesantren.
"Hampir semua organisasi muslim, PBNU, Muhammadiyah, MUI, ada Persis, Syarikat Islam, kemudian tokoh-tokoh pondok pes dari Jawa Timur dan lain sebagainya, oke? Nanti jumlahnya sekitar 40-50, oke? Diskusi tentang kondisi dalam negeri, luar negeri, ya," katanya.
Lebih lanjut, Teddy memastikan bahwa bergabungnya Indonesia ke dalam Board of Peace juga akan turut dibahas dalam pertemuan itu
"Tentunya ya. Pasti semua akan dibahas, salah satunya tentang itu. Tadi saya bilang bahas kondisi dalam negeri dan luar negeri," tandasnya.





