Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
Adapun keduanya akan membahas soal arif impor produk Indonesia ke AS. Meski demikian, Seskab Teddy enggan menjelaskan lebih rinci soal rencana pertemuan tersebut.
Advertisement
"Sedang dibahas oleh Kementerian Luar Negeri. Nanti Pak Menlu (Sugiono) yang akan menyampaikan," kata Teddy kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Dia pun juga masih belum mau mengungkapkan terkait waktu Presiden Prabowo untuk melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat.
"Tentunya sudah ada perbincangan dan beberapa kali bertemu, itu nanti akan diputuskan," jelas Teddy.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, penyelesaian negosiasi yang semula ditargetkan rampung pada akhir Januari kini diperkirakan bergeser ke pertengahan Februari 2026.
Prasetyo menyampaikan hal tersebut di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu. Ia menegaskan bahwa pembahasan kebijakan tarif impor yang dikaitkan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump masih terus berjalan dan tidak menghadapi hambatan berarti.
"Mungkin pertengahan Februari. Kemarin update terakhir dari Pak Menko Ekonomi, mungkin di pekan kedua bulan Februari," katanya saat memberikan keterangan mengenai perkembangan terbaru agenda negosiasi tersebut, Rabu (28/1/2026).
Lebih lanjut, Prasetyo menyebut hingga saat ini belum ada rencana Presiden RI Prabowo Subianto untuk melakukan kunjungan langsung ke luar negeri terkait proses negosiasi tarif impor tersebut. Menurutnya, penyesuaian jadwal lebih disebabkan oleh masih adanya sejumlah hal teknis yang perlu disepakati oleh kedua belah pihak.


