Mahasiswa UNRI Dorong Ekonomi Biru Pascabencana di Agam

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: RK Chandra

TVRINews, Pekanbaru

Tim mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Riau (UNRI) resmi diberangkatkan untuk melaksanakan program Budidaya Perikanan Skala Mikro Terintegrasi (BPSMT) Berbasis Kolaborasi Masyarakat di Nagari Koto Kaciak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Program yang berlangsung selama satu bulan ini merupakan bagian dari inisiatif Mahasiswa Berdampak, yang difokuskan pada pemulihan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak bencana melalui penguatan sektor ekonomi biru.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh dosen pembina Rizki Oktavian, selaku Ketua Pengusul, dengan koordinasi lapangan dilakukan oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FPK UNRI, Bintang Adrian.

Rizki Oktavian menjelaskan, program ini membawa inovasi unggulan bertajuk BPSMT-DIGIFISH, yakni ekosistem digital hulu ke hilir yang mengintegrasikan budidaya perikanan skala mikro dengan sistem pemasaran berbasis digital.

"Kami tidak hanya fokus pada peningkatan produksi ikan melalui teknologi Akuaponikdamber resirkulasi, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki akses pasar yang lebih luas melalui platform e-commerce," ujar Rizki, Selasa, 3 Februari 2026.

Sementara itu, Bintang Adrian menambahkan bahwa pelaksanaan program dilakukan secara kolaboratif dengan berbagai elemen masyarakat setempat, mulai dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sirantiah hingga Kelompok UMKM Cita Rasa.

"Mahasiswa akan mendampingi langsung masyarakat, mulai dari manajemen kualitas air, pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah, hingga strategi branding dan pemasaran digital," jelasnya.

Melalui program ini, tim menargetkan peningkatan kapasitas ekonomi mitra hingga 110 persen, seiring optimalisasi produk perikanan dan integrasi dengan sektor wisata edukasi lokal. Selain itu, keterlibatan aktif kelompok masyarakat juga diarahkan untuk memperkuat peran perempuan dalam rantai bisnis perikanan pascabencana.

FPK UNRI berharap, keberangkatan tim mahasiswa ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pengentasan kemiskinan dan kelaparan di wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Sebagai informasi, Budidaya Perikanan Skala Mikro Terintegrasi (BPSMT) merupakan program pemberdayaan masyarakat yang menggabungkan teknologi budidaya adaptif, inovasi digital, serta penguatan kelembagaan lokal guna mendorong kemandirian ekonomi berbasis perikanan.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi Bersama Teh
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
Doa Nabi Ibrahim AS agar Dikaruniai Anak Sholeh, Amalan yang Diabadikan dalam Al Quran
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Layanan Kesehatan Gratis di Sumut dan Sumbar Bantu Pemulihan Warga Pascabencana
• 17 menit lalutvrinews.com
thumb
Seskab Teddy Sebut Pertemuan Prabowo-Trump soal Tarif RI-AS Sedang Dibahas
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Serunya Siswa KB/TK Kristen Gloria 3 Belajar Alat Komunikasi di Radio Suara Surabaya
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.