Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Tapanuli Selatan
Layanan kesehatan gratis terus diberikan kepada warga terdampak banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat hingga Senin (2/2). Pelayanan ini mencakup pemeriksaan kesehatan umum, pemantauan kondisi warga, serta edukasi kesehatan sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana.
Warga tampak antusias memanfaatkan layanan tersebut. Petugas kesehatan dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) aktif mendatangi masyarakat secara langsung, mulai dari rumah warga, lokasi pengungsian, hingga area jalan dan ruko, guna memastikan kondisi kesehatan warga terdampak tetap terpantau.
“Pelayanan ini kami lakukan dengan cara mendatangi langsung warga agar tidak ada yang terlewat, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak,” ujar salah satu petugas medis TNI, Selasa, 3 Februari 2026.
Di Sumatra Utara, layanan kesehatan gratis dilaksanakan di sejumlah titik, antara lain Desa Aek Ngadol dan Desa Batu Hula di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Selain itu, kegiatan serupa juga berlangsung di Desa Kampung Martua Lorong 1, Kecamatan Tukka; Desa Kebun Pisang, Kecamatan Badiri; serta Desa Hutan Bolon dan Desa Supange di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Sejumlah warga mengaku terbantu dengan kehadiran layanan kesehatan tersebut.
“Kami sangat bersyukur ada pemeriksaan kesehatan gratis. Setelah banjir, banyak warga yang mengeluh sakit, tapi akses ke fasilitas kesehatan terbatas,”ungkap salah seorang warga Desa Batu Hula.
Sementara itu di Sumatra Barat, pelayanan kesehatan juga diberikan kepada personel TNI yang terlibat langsung dalam proses pemulihan pascabencana. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan prajurit tetap terjaga selama menjalankan tugas kemanusiaan.
“Anggota di lapangan bekerja cukup berat. Pemeriksaan kesehatan rutin penting agar mereka tetap prima dan bisa terus membantu masyarakat,” kata petugas kesehatan yang terlibat dalam pelayanan di wilayah Sumatra Barat.
Pelayanan kesehatan di Sumatra Barat dilaksanakan di berbagai lokasi, di antaranya Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam; Nagari Sungai Rimbang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota; kawasan Jembatan Gantung Sungai Batang, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan; Nagari Batu Kalang, Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman; serta Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Kegiatan ini menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam menghadapi dampak bencana. Kolaborasi tersebut dinilai mampu mempercepat pemulihan kondisi kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah situasi darurat.
“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergi semua pihak menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran dan masyarakat bisa segera pulih,”ucap perwakilan pemerintah daerah setempat.
Editor: Redaktur TVRINews




