Penak-Pernik Imlek 2026 Bertema Kuda Laris Manis di Pasar Atom

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Sistem astrologi Tionghoa yang melambangkan 12 hewan berbeda sangatlah berpengaruh pada penjualan pernak-pernik khas Imlek setiap tahunnya, tak terkecuali di 2026.

2026 memiliki shio kuda dengan unsur api dalam astrologi Tiongkok. Shio kuda api (fire house) dikenal penuh pergerakan, semangat, dan melambangkan kecepatan, keberanian, kebebasan, kemandirian, hingga dorongan kuat untuk bergerak maju.

Nafisa Izati pegawai di Sentosa Colection dan Florist mengungkap, tahun ini pernak-pernik Imlek paling banyak dicari dan dibeli, yang bertema kuda. Mulai dari gantungan sampai patung.

“Yang kecil-kecil ini kayak patung gitu buat biasanya orang kalau Chinese kan buat buat pajangan di rumah. Soalnya mereka memiliki arti sendiri, memiliki apa ya? Kayak maknanya sendiri gitu,” kata Nafisa di Pasar Atom, Pabean Cantian, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (3/2/2026).

Nafisa mengatakan setiap tahunnya tren penjualan pernak-pernik Imlek berubah mengikuti shio.

“Pasti, kalau perubahan sih pasti ya. Kalau tahun kemarin itu kan shionya ular. Jadi, yang berbau-bau ular,” ungkapnya.

Di toko tempat Nafisa bekerja ada berbagai hiasan betema Imlek, seperti berbagai jenis gantungan, patung, bunga, dan lampion dijual. Kisaran harganya mulai dari Rp5000 sampai Rp11.0000.000.

“Patung kecil-kecil ini mulai harga Rp75.000 sampai jutaan. Pokoknya yang jutaan yang gede-gede, Rp3.000.000 juga ada itu yang gede-gede. Gede banget sekitar tinggi kurang lebih 60-70 cm. Kalau yang biasa (bunga) sih mulai harga Rp500.000 ya, yang sudah sama fas sampai harga di Rp8 jutaan. Kalau LED mulai harga Rp350.000 yang paling kecil, 80 CM sampai kurang lebih 2,5 M, Rp11.000.000,” katanya.

Lampion Klasik Populer di 2026!

Lampion memiliki berbagai variasi, mulai dari yang biasa sampai LED. Tahun ini penjualan lampion LED klasik berwarna hitam dengan aksen hitam jadi yang terpopuler.

“Terus lampion juga kan kadang berganti juga. Kalau tahun lalu sih lebih populer yang warna-warni gitu. Kalau tahun sekarang lebih populer yang klasik,”

Penjualan hiasan Imlek telah dimulai sejak 27 Desember 2025 dan akan terus berlangsung sampai Cap Gomeh pada 3 Maret 2026. Setidaknya puluhan pengunjung datang dan membeli hiasan Imlek tersebut

“Banyak sih, ratusan, apalagi angpau itu semua orang yang beli, terus kucing-kucingnya pokoknya yang diincar, yang lagi promo (20-30 persen) juga. Lampion LED ini tiap hari pasti ada penjualan lima minimal. Pokoknya LED yang kayak gini-gini (model klasik berkisar Rp2.0000.000 – Rp3.000.000an) itu,” ungkapnya.(lea/ham)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hujan Deras, Sungai Singaraja Meluap Rendam Ratusan Rumah di Cirebon
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
• 51 menit lalusuara.com
thumb
Perdana, 15 Ton Jagung Hasil Ketahanan Pangan Polda Metro Dikirim ke Cirebon
• 22 jam laludetik.com
thumb
Polisi Panggil Bahar Bin Smith Besok Terkait Dugaan Penganiayaan
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Tepis Tudingan Mengintimidasi Ressa Rizky, Iis Dahlia Bilang Ada Saksinya: Saya Malah Membesarkan Hatinya
• 21 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.