Solusi Atasi Banjir di Daan Mogot, Pramono Lanjutkan Pembangunan 4 Rumah Pompa

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melanjutkan pembangunan empat rumah pompa di sepanjang Jalan Daan Mogot di Jakarta Barat.

Empat titik rumah pompa di sepanjang Jalan Daan Mogot tersebut tepatnya di Kelurahan Kedaung Kali Angke dan Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng.

Kawasan ini kerap terdampak banjir, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

BACA JUGA:Peduli Sesama, Hutama Karya Grup Bantu Korban Banjir dan Longsor di Jawa Barat

Pramono pun meninjau langsung proses pembangunan rumah pompa tersebut pada Selasa, 3 Februari 2026.

“Wilayah di sepanjang Jalan Daan Mogot, khususnya sisi utara jalan, menjadi prioritas karena sering mengalami genangan. Oleh karena itu, pembangunan rumah pompa dan saluran pendukung difokuskan untuk melindungi permukiman warga serta infrastruktur di kawasan ini,” jelas Pramono di lokasi.

Total kapasitasnya mencapai 11,5 meter kubik per detik yang berasal dari sejumlah rumah pompa, yakni Pompa Depag, Pompa Daan Mogot KM 13, Pompa Daan Mogot KM 13A, dan Pompa Daan Mogot KM 13B.

“Kapasitas ini dirancang untuk mempercepat surutnya genangan dan mengurangi risiko banjir di kawasan sekitarnya,” tambah Pramono.

BACA JUGA:Banjir Bandang Sumatra Aceh: Amartha Empower Gerakkan Donasi Nasional

Selain rumah pompa, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun saluran pendukung guna mengoptimalkan kinerja sistem polder.

Saluran tersebut meliputi Saluran Gendong sisi utara dan sisi selatan masing-masing sepanjang kurang lebih dua kilometer, serta saluran penyeberangan (crossing) di Jalan Raya Daan Mogot.

“Saluran pendukung ini berperan penting dalam mengarahkan aliran air menuju rumah pompa. Dengan sistem aliran yang saling terhubung dan terintegrasi, air dari titik-titik genangan dapat ditangani secara lebih cepat dan efisien,” ucap Pramono.

BACA JUGA:Seluruh Banjir di Jakarta Dipastikan Surut, BPBD Minta Warga Waspada Potensi Banjir Susulan

Pramono mengatakan, pembangunan rumah pompa tersebut belum terselesaikan sejak tahun 2022.

Pembangunan sistem polder dan rumah pompa Daan Mogot diharapkan menurunkan beban debit air pada Sistem Polder Cengkareng serta Polder Kapuk Poglar, sehingga kapasitas tampungan di kedua sistem tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Longsor di Ciamis Sebabkan Seorang Lansia Meninggal Dunia
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pulihkan Pertanian Pascabencana, Irigasi Jambo Aye Aceh Utara Mulai Dialiri Air | SAPA SIANG
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
PIJAR Live Connect 2026, Strategi Telkom Dorong Transformasi Pendidikan Digital
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Saham Emas ARCI-HRTA Cs Kompak Rebound
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
IHSG Ditutup Rebound 2,52% ke 8.122, Saham Konglomerat PANI hingga TPIA Ngegas
• 4 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.