FAJAR, JAKARTA – Harapan Persija Jakarta untuk meminang Ivar Jenner akhirnya layu sebelum berkembang. Macan Kemayoran benar-benar apes dan kena tikung Dewa United.
Pemain Timnas Indonesia itu yang lebih memilih berlabuh ke Dewa United. Di saat publik Ibu Kota menanti kabar peresmian, Dewa United justru mengamankan tanda tangan sang dirigen lapangan tengah.
Rumor ke Jakarta sebenarnya sempat memuncak tinggi di bursa transfer. Namun, negosiasi menemui jalan buntu. Tidak ada kata sepakat.
“BREAKING! Tak menemui kata sepakat dengan Persija, Ivar Jenner lebih memilih berlabuh ke Dewa United. Belum berjodoh,” tulis akun X @mediapersija, Selasa (3/2/2026).
Dewa United memang bergerak lincah. Laporan dari @IndosFC juga menuliskan hal senada. “Ivar Jenner dikabarkan bakal bermain di putaran kedua ISL musim 2025/26 untuk gabung dengan DEWA UNITED,” beber akun X @IndosFC.
Ivar tak menuju Jakarta. Ia memilih ke Tangerang Selatan. Tikungan itu nyata, tajam, dan mematikan.
Sebelumnya langkah Ivar di Belanda telah usai. Tali kontrak dengan FC Utrecht resmi diputus. “Semoga beruntung di masa depan,” tulis @FCUtrecht di jagat maya.
Ia tak lagi menatap salju Eropa. Kini, hatinya terpikat hangatnya matahari Indonesia. Pulang adalah sebuah keniscayaan.
Reuni Para Kesatria di Banten
Dewa United kini menjelma kekuatan raksasa. Di sana, Ivar akan kembali bersandar pada Rafael Struick.
Ada pula Stefano Lilipaly, Ricky Kambuaya, dan Egy Maulana Vikri yang siap berkolaborasi. Wahyu Prasetyo melengkapi barisan pertahanan.
Satu per satu pilar Garuda berkumpul di sini. Membangun dinasti baru di kancah Liga Indonesia. Siap menyodok ke papan atas Super League.
Logika Taktis Sang Nakhoda
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink melihat celah di lini tengah. Ia merindukan sosok “jangkar” yang tenang dan perkasa.
Selama ini, Messidoro dan Jaja dipaksa mengalah demi pertahanan. Ardian Satya Negara membenarkan kebutuhan sang pelatih.
Tidak heran jika Jan Olde ngebet mendatangkan Ivar Jenner. Kehadiran Ivar bukan sekadar pemain tambahan. Ia adalah solusi dari kebuntuan strategi yang selama ini dirasakan.
Kebutuhan Primer
Perpindahan arah dukungan Ivar Jenner dari Persija ke Dewa United merupakan fenomena menarik. Persija mungkin melihat Ivar sebagai tambahan kemewahan.
Namun bagi Dewa United, Ivar Jenner adalah kebutuhan primer. Tanpa gelandang bertahan murni, keseimbangan Dewa sering goyah. Ivar menutup lubang itu dengan sempurna.
Dewa United sukses menciptakan ekosistem yang nyaman bagi pemain keturunan. Keberadaan Rafael Struick adalah kunci utama yang membuat Ivar merasa tidak akan asing di lingkungan barunya.
Ivar adalah “cheat code” untuk regulasi pemain muda. Kualitasnya setara pemain asing, namun status usianya memenuhi kuota wajib pemain lokal di bawah 23 tahun.
Dewa United menunjukkan efisiensi luar biasa. Di saat Persija mungkin terdistraksi oleh proses transfer Mauro Zijlstra, Dewa bergerak dengan tawaran konkret yang sulit ditolak oleh pemain bebas transfer. (*)



