Pimpinan Ormas Islam Tiba di Istana untuk Bertemu Prabowo, Bahas Dewan Perdamaian

okezone.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam tiba di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026), untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto

1, Pimpinan Ormas Tiba di Istana

Pertemuan itu akan membahas berbagai isu strategis nasional dan internasional. Salah satunya adalah keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Berdasarkan pantauan Okezone, tampak Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar, Wakil Ketua MUI Cholil Nafis, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Ketum Hidayatullah Naspi Arsyad, Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawangsa, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul telah tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.30 WIB.

Baca Juga :
PBNU Dukung Langkah Prabowo Gabung Dewan Perdamaian, Keputusan Tepat untuk Bantu Palestina

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan, pertemuan ini merupakan ajang silaturahmi rutin antara Presiden Prabowo selaku umara dengan para ulama dan pimpinan ormas Islam. Menurutnya, komunikasi dua arah antara ulama dan pemerintah berjalan sangat baik dan memberi dampak positif bagi bangsa.

“Bapak Presiden akan memberikan informasi-informasi aktual kepada para ulama. Sebaliknya, para ulama juga akan memberikan masukan kepada Presiden sebagai umara. Hubungan ulama dan umara dalam periode ini sangat bagus,” ujar Nasaruddin kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan.

Ia menegaskan, pertemuan semacam ini sudah rutin dilakukan setiap beberapa bulan. Bahkan, pertemuan sebelumnya berlangsung hangat dan cukup lama, hingga diakhiri dengan sholat bersama.

Baca Juga :
Ormas Islam Diundang Prabowo ke Istana, Waketum MUI: Bahas Board of Peace

Terkait isu keikutsertaan Presiden Prabowo dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace, Nasaruddin menyebut hal tersebut merupakan bagian dari agenda yang dibicarakan. Namun, ia menilai dinamika perbedaan pandangan di masyarakat merupakan hal wajar.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Video: Perkuat Modal, BPR Syariah Siap Ekspansi Kredit ke UMKM-Sekolah
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kasus TBC di Indonesia Tertinggi Kedua di Dunia, Prabowo Panggil Wamenkes yang Ahli Paru
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Tegas! Amran Ingatkan Tukang Jagal, Larang Naikkan Harga Daging Sapi
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Cegah Virus Nipah, BBKK Surabaya Pantau Intensif Jemaah Umrah dan Wisatawan Asing
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Atap Kelas MI Miftahul Falah di Bogor Ambruk, Siswa Belajar di Rumah Sepekan
• 20 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.