Kontroversi Fashion Show Couture Menggunakan AI

beautynesia.id
2 jam lalu
Cover Berita

Paris Haute Couture Week 2026 tak sekadar menampilkan adibusana label mewah yang terkurasi ketat oleh Fédération de la Haute Couture et de la Mode (FHCM), tapi juga merupakan perayaan craftsmanship, tradisi, dan seni. Pakaian handmade atau pengerjaan tangan yang memakan waktu hingga ratusan jam kerap dijumpai dalam pekan mode ini, Beauties. Oleh karena itu, ketika salah satu brand yang terdaftar dalam jadwal resmi Paris Haute Couture Week 2026 menggunakan artificial intelligence (AI), tak sedikit kritik yang ditujukan terhadapnya.

Alexis Mabille Haute Couture Spring/Summer 2026 yang dipresentasikan pekan lalu menghadirkan peragaan busana secara virtual buatan AI. Para tamu undangan yang hadir duduk berhadapan dengan layar raksasa di mana peragaan busana ditayangkan. Mulai dari model yang memperagakan sampai koleksi busana itu sendiri sepenuhnya ditampilkan dalam bentuk dua dimensi.

(dmh/dmh)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Diperiksa Terkait Laporan soal Adat Toraja, Pandji: Sudah Ada Permintaan Maaf
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Nadiem Makarim: Insya Allah Saya Akan Bebas, Sedang Dibuktikan
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Jadwal TKA SD dan SMP 2026 Berubah! Catat Tanggal Penting dan Strategi Agar Nilai Tinggi
• 5 jam lalusuara.com
thumb
Saat Tenis Jadi Gaya Hidup Urban di Tengah Kota
• 9 jam laluherstory.co.id
thumb
Meningkatkan Kualitas Pertemuan Bisnis dengan Pengalaman Meeting Interaktif
• 15 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.