JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan undangan pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan pimpinan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026) siang untuk saling memberi masukan.
Nasaruddin menyebut Prabowo akan memberikan informasi aktual, baik di dalam atau luar negeri kepada para pimpinan ormas. Kepala Negara disebutnya akan meminta masukan kepada ulama.
"Jadi, Bapak Presiden akan bersilaturahim. Mungkin Bapak Presiden akan memberikan informasi-informasi yang aktual kepada para ulama kita," kata Nasaruddin di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
"Tapi, pada sisi yang terbalik juga mungkin ulama-ulama kita akan memberikan masukan kepada Presiden sebagai umara (pemimpin)."
Baca Juga: PPATK Klaim Berhasil Tekan Transaksi Judi Online di 2025: Sejarah Baru
Menurut Menag, pertemuan di Istana akan bersifat dua arah. Presiden tidak hanya menyampaikan kebijakan dan pandangan, tetapi juga menerima masukan dari ulama dan pimpinan ormas Islam.
Nasaruddin pun menegaskan pertemuan dengan ormas Islam tersebut bukanlah hal baru. Pertemuan ini, kata dia, telah dilakukan secara rutin.
“Beberapa bulan yang lalu Bapak Presiden juga mengundang ormas-ormas Islam untuk datang. Itu hangat, bahkan sampai lama ya, lama sekali (pertemuannya)," kata Nasaruddin dikutip Antara.
Imam Besar Masjid Istiqlal itu juga menilai pertemuan prabowo dengan pimpinan ormas menjadi tradisi positif dan menjaga kontribusi ulama dalam pembangunan bangsa.
“Dan ulama kita juga puas karena bisa berkomunikasi mendengarkan langsung dari tangan pertama, ya, kan. Sangat terbuka, InsyaAllah,” katanya.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- prabowo bertemu ormas islam
- prabowo subianto
- dewan perdamaian gaza
- majelis ulama indonesia
- menteri agama




