Bos Pengusaha Keramik Beberkan Fakta-Bukti RI Sudah Swasembada Keramik

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Pelantikan Dewan Pengurus Asosiasi Keramik Indonesia (Asaki) di Kemenperin Selasa (3/2/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Jakarta CNBC Indonesia - Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) mengungkap perubahan besar di struktur pelaku industri dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya pasar domestik banyak diisi pedagang impor, kini sebagian pemain justru beralih menjadi produsen dalam negeri setelah adanya pengetatan kebijakan standar dan pengamanan perdagangan.

Ketua Umum Asaki Edy Suyanto yang baru terpilih mencontohkan salah satu anggota asosiasi yang sebelumnya dikenal sebagai importir, kini telah membangun fasilitas produksi skala besar di dalam negeri.

"Saudara Haidong ini tadinya importir, sekarang sudah membangun industri. Ini berkat policy yang Bapak dukung, SNI wajib dan anti-dumping. Hari ini semua importir sudah melakukan OEM di pabriknya saudara Haidong. Mereka membangun pabrik dengan kapasitas besar 60 ribu meter persegi per hari dan sedang menyiapkan tambahan lagi 50 ribu meter persegi per hari di Surabaya," ujar Edy saat  pelantikan Dewan Pengurus Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) di kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta, Selasa (3/2/2026).


Ia menilai dampak beberapa kebijakan pemerintah seperti SNI wajib impor tidak hanya mengurangi ketergantungan impor, tetapi juga memperkuat kemampuan produksi nasional. Asaki bahkan menyatakan kebutuhan pasar domestik saat ini sudah dapat dipenuhi sepenuhnya oleh industri dalam negeri.

"Multiplier effect dari kebijakan ini sudah mengalir. Kami dengan berani menyampaikan bahwa industri keramik hari ini sudah swasembada," kata Edy.

Langkah tersebut menunjukkan efek berantai kebijakan pemerintah mulai terasa nyata di lapangan. Investasi baru tidak hanya menambah kapasitas produksi, tetapi juga menggeser pola bisnis dari perdagangan menjadi manufaktur.

"Tanpa impor kami sudah bisa memenuhi semua permintaan keramik dalam negeri," katanya.

Baca: Pengusaha Keramik RI Lagi Happy, Beri Kabar Baik Ini


(dce)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Manufaktur Tumbuh 5,17 %, Jadi Motor Utama Pertumbuhan Ekonomi

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Persis Solo Datangkan Pemain Asing Dimitri Lima, Misi Keluar dari Zona Degradasi
• 2 jam lalugenpi.co
thumb
Pramono Pastikan Pompa Daan Mogot Berfungsi Optimal Redam Genangan
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Megawati Kunjungi KBRI Abu Dhabi, Bahas Pelayanan WNI hingga Isu Geopolitik
• 23 jam laludetik.com
thumb
Lionel Messi dan Antonela Mesra Banget, Sifat Suami yang Bikin Istri Merasa Dicintai
• 9 jam lalugenpi.co
thumb
Meski Ivar Jenner Disebut Sudah Deal dengan Persija, Dewa United Siap Menikung di Detik-detik Akhir Bursa Transfer
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.