FAJAR, JAKARTA – Panggung sepak bola nasional mendadak riuh rendah. Ivar Jenner, sang dirigen lini tengah Garuda, kini berdiri di persimpangan jalan tanpa belenggu kontrak.
Meski disebut telah deal dengan Persija Jakarta, Dewa United tiba-tiba muncul dari balik bayang-bayang. Siap menikung di detik-detik bursa transfer yang akan ditutup pada Jumat (6/2/2026).
Kepastian kepergian Ivar Jenner telah berdentang di Belanda. FC Utrecht resmi melepas Ivar Jenner. Kontrak yang seharusnya diperpanjang, kini dipangkas.
“FC Utrecht dan Ivar Jenner telah sepakat untuk mengakhiri kontraknya saat ini. Ini berarti gelandang berusia 22 tahun itu sekarang berstatus bebas transfer dan dapat mencari klub baru,” tulis pernyataan resmi FC Utrecht.
Klub melanjutkan, “Ia tidak memiliki prospek lebih lanjut untuk bermain bersama Jong FC Utrecht. Pemain dan klub telah sepakat untuk mengakhiri kontrak.”
Setelah resmi menyandang status bebas transfer, langkah kaki Ivar Jenner kini mengarah pulang. Ke pangkuan ibu pertiwi, Indonesia.
Persija Jakarta berdiri di barisan terdepan. Kabarnya, kata sepakat sudah dipahat. Ivar menjadi kepingan yang lama dicari.
Sumber internal membocorkan bahwa Macan Kemayoran telah mencapai kesepakatan dengan Ivar Jenner. “Persija sedang menunggu kedatangan Ivar Jenner,” ucapnya.
Lini tengah Persija butuh nyawa baru. Sosok kreatif untuk menemani Souza dan Calonego. Ibu kota kini sedang menahan napas.
Dewa United Mengintai
Namun, sepak bola adalah drama tak terduga. Dewa United Banten FC tidak tinggal diam. Mereka siap membajak takdir di menit akhir.
Isu kepindahan ke Dewa kian kencang berembus. Rumor menyebut Ivar sedang menuju tanah air. Bursa transfer menjadi panggung penuh intrik.
Kabar Ivar Jenner juga diminati Dewa United muncul dari postingan InstaStory akun pecinta sepak bola Tanah Air, @liga1teransfer, pada Selasa, (3/2/2026).
“Ivar Jenner hari ini menuju Indonesia dan akan bergabung dengan Dewa United,” tulis akun tersebut.
Persaingan Perebutan Ivar Jenner
Kehadiran Ivar Jenner di Super League bukan sekadar soal transfer pemain, melainkan pergeseran kekuatan lini tengah.
Pelatih Mauricio Souza sangat membutuhkan rotasi. Selama ini, Persija terlalu bertumpu pada duet asing mereka. Ivar Jenner bukan hanya menambah kedalaman skuad, tetapi memberikan dimensi serangan yang lebih visioner dan elegan. Persentase 77% di Transfermarkt menunjukkan keseriusan Macan Kemayoran.
Sementara Dewa United dikenal sebagai tim dengan manajemen yang sehat dan ambisi besar. Jika mereka berhasil “menikung”, ini membuktikan bahwa daya tarik finansial dan fasilitas klub bisa mengalahkan sejarah besar klub tradisional seperti Persija.
Siapapun klub yang dipilih, jaminan menit bermain reguler harus menjadi poin utama dalam kontrak. Ivar Jenner butuh panggung untuk tetap tajam demi posisi utama di Timnas Indonesia. (*)




