Kode Sepatu Hijau Ramadhan Sananta Picu Reaksi Bonek, Isyarat Gabung ke Persebaya Reuni Bernardo Tavares?

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, SURABAYA — Rumor kepindahan Ramadhan Sananta ke Persebaya Surabaya kembali menguat. Kali ini, sinyal itu datang bukan dari pernyataan resmi klub, melainkan dari unggahan sang pemain di media sosial.

Striker Timnas Indonesia tersebut memposting foto sepasang sepatu berwarna hijau di akun Instagram pribadinya. Warna hijau yang identik dengan Persebaya sontak memicu spekulasi di kalangan suporter Bonek.

Unggahan itu langsung dibanjiri ratusan komentar. Sejumlah Bonek ikut menggoda Sananta agar segera berlabuh ke Kota Pahlawan. Di Surabaya dia bisa bereuni dengan Bernardo Tavares.

“Ramaa ayoo Sananta gabung Persebaya,” tulis @masuchil kolom komentar akun Instagram Ramadhan Sananta.

“Sepatunya hijau, welcome Persebaya,” tambah @rama.a.

Tak sedikit pula yang membanjiri kolom komentar dengan emoji buaya dan hati hijau, simbol kebanggaan Persebaya Surabaya.

Respons masif itu menandakan antusiasme besar Bonek terhadap kemungkinan kedatangan striker berusia 23 tahun tersebut.

Nama Ramadhan Sananta memang tengah ramai dikaitkan dengan Persebaya pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026.

”Nama Ramadhan Sananta mulai dikaitkan dengan Persebaya Surabaya. Penyerang berusia 23 tahun yang saat ini bermain untuk Brunei DPMM FC tersebut berpeluang kembali bekerja sama dengan Bernardo Tavares,” tulis akun X @TMidn_news pada Selasa(3/2/2026).

Saat ini Persebaya disebut tengah mencari penyerang lokal berlabel tim nasional untuk memperkuat lini depan di putaran kedua. Termasuk mencari solusi kebuntuan lini depan.

Ramadhan Sananta saat ini tercatat sebagai pemain DPMM FC Brunei. Klub tersebut berkompetisi di Liga Super Malaysia.

Ia didatangkan pada Juli 2025 dengan kontrak yang akan berakhir Juni 2026. Dengan sisa masa kontrak sekitar enam bulan, peluang transfer pada paruh musim terbuka lebar.

Faktor lain yang menguatkan rumor ini adalah sosok Bernardo Tavares. Pelatih Persebaya tersebut pernah bekerja sama dengan Sananta saat masih menangani PSM Makassar. Kolaborasi keduanya sukses menghadirkan gelar juara BRI Liga 1 di musim 2022/2023 bagi Juku Eja.

Sebelum direkrut PSM, Ramadhan Sananta bermain di Persikabo 1973. Namanya nyaris tak terdengar di panggung sepak bola nasional. Bernardo Tavares-lah yang menemukan bakat tependam Sananta, kemudian mengasahnya hingga menjadi bomber tajam.

Sayang, kebersamaan Ramadhan Sananta bersama Bernardo Tavares hanya satu musim. Pada 1 Juli 2023 pemain dengan nilai pasar Rp4,78 miliar itu hengkang ke Persis Solo.

Berbeda dengan di PSM, ketajaman Ramadhan Sananta mulai pudar di Solo. Sempat bertahan dua musim di Persis, dia memutuskan berkarier di luar negeri bersama DPMM FC Brunei pada 2025. Berlaga di Liga Super Malaysia.

Bersama DPMM FC, eks pemain Persis Solo itu telah tampil dalam 19 pertandingan di tiga ajang berbeda. Dari penampilan tersebut, Sananta mencatatkan empat gol dan dua assist.

Kini kebutuhan Persebaya akan striker lokal murni yang konsisten juga menjadi alasan kuat di balik rumor tersebut. Sepanjang musim ini, sektor penyerangan Green Force dinilai belum optimal.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak klub maupun sang pemain, unggahan sepatu hijau itu sudah cukup membuat jagat media sosial bergolak. Kode atau sekadar kebetulan, Bonek jelas berharap lebih. (irm)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Korupsi Rp330 Miliar, Eks Menteri Kehakiman China Divonis Seumur Hidup
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Polri Luncurkan Program "Polantas Menyapa dan Melayani", Ubah Citra Petugas Jadi Sahabat Masyarakat
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Banjir Rendam 63 Rumah Warga di Muara Enim, Akses Jalan Desa Terputus
• 39 menit lalupantau.com
thumb
Terima Suap Rp310 Miliar, Mantan Menteri Kehakiman China Divonis Penjara Seumur Hidup
• 4 jam laluokezone.com
thumb
BPS sebut inflasi tahunan Januari 2026 tertinggi sejak Mei 2023
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.