DPR Desak PPATK Tindaklanjuti Temuan Transaksi Mencurigakan Rp189 Triliun

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Jakarta

Komisi III DPR RI menyoroti temuan dugaan aliran dana mencapai Rp189 triliun yang diduga mengalir ke luar negeri dan tersebar di berbagai daerah.

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menekankan pentingnya langkah konkret dari PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) untuk mencegah penyalahgunaan uang tersebut.

Hal itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Februari 2026.

Menurutnya, PPATK memiliki fungsi strategis dalam mencegah dan menindak tindak pidana pencucian uang. 

“Kalau temuan itu berasal dari sektor illegal mining, seharusnya PPATK segera menyerahkan rekomendasi dan laporan transaksi mencurigakan kepada aparat penegak hukum, baik KPK, Kejaksaan, maupun Polri,” ujar Rudianto, Selasa, 3 Februari 2026.

Ia menambahkan, temuan yang melibatkan sektor perjudian online maupun mining ilegal harus ditindaklanjuti. 

“Kita berharap semua data yang dimiliki PPATK bisa menjadi dasar tindakan oleh lembaga penegak hukum. Ini bagian dari upaya penegakan hukum agar transaksi mencurigakan tidak hanya berhenti di dokumen semata,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia mengatakan bahwa kecepatan aparat penegak hukum bergantung pada validitas data dari PPATK.

“Kalau data itu benar dan valid, penegak hukum punya kewenangan penuh untuk menindaklanjuti. Dokumen-dokumen itu harus dijadikan barang bukti dan menjadi bagian dari proses hukum,” jelasnya.

Rudianto menegaskan, tugas PPATK adalah mengungkap dan membongkar transaksi mencurigakan, sementara penegak hukum-lah yang memiliki kewenangan melanjutkan proses hukum.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Raker Komisi III DPR, Kepala PPATK Ungkap 43 Juta Laporan Masuk Sepanjang 2025
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Dishut Kalsel Perketat Pengawasan Hutan Usai Temuan Tambang Ilegal oleh BPK
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Israel Larang Dokter Tanpa Batas Beroperasi di Gaza
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Foto: Puluhan Bangkai Kapal Diangkat, Pemkot Kendari Benahi Pesisir
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Ledakan Gas Elpiji 12 Kg di Palembang, 3 Orang Tewas dan 6 Lainnya Luka-luka
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.