Komplotan Maling Bobol Rumah Mewah di Menteng, Korban Rugi Rp 600 Juta

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebuah rumah mewah di Jalan Mohammad Yamin, Menteng, Jakarta Pusat, digasak maling. 

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengungkapkan, aksi pencurian ini dilakukan dalam rentang waktu November 2025 hingga Januari 2026 saat pemilik rumah tidak berada di tempat.

"Kasus ini melibatkan enam orang tersangka, terdiri dari dua pelaku pencurian dan empat pelaku penadahan," ujar Braiel dalam konferensi pers di Mapolsek Metro Menteng, Selasa (3/2/2026).

Polisi menetapkan Z alias I selaku mantan penjaga rumah dan M alias B sebagai pelaku utama.

"Sementara empat orang lainnya, yakni M alias T, S, B, dan J merupakan penadah barang curian," kata Braiel.

Barang-barang yang digasak pelaku beragam, mulai dari perabotan besar hingga mainan anak.

Baca juga: Di Balik Pencurian Besi JPO, Ada Nilai Menggiurkan dan Jaringan Terstruktur

Polisi menyita barang bukti berupa meja makan, kursi, sofa, lampu gantung kristal, piano, AC, mesin cuci, kulkas, hingga pakaian, sepatu, dan mobil mainan.

"Total hasil penjualan barang curian mencapai sekitar Rp 50 juta, sementara kerugian korban ditaksir mencapai Rp 600 juta," ucap Braiel.

Kasus ini bermula saat korban berinisial N menerima laporan dari asisten rumah tangga (ART) yang diperintahkan untuk mengecek kondisi rumah.

Saat dicek, barang-barang dan perabotan di dalam rumah kosong tersebut sudah raib digondol komplotan pencuri.

"Korban kemudian mencoba menghubungi Z alias I selaku penjaga rumah yang sebelumnya sudah diberhentikan, namun tidak bisa dihubungi dan tidak diketahui keberadaannya. Atas kejadian tersebut, korban membuat laporan polisi ke Polsek Metro Menteng," ucap Braiel.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Metro Menteng meringkus Z di kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat.

Sementara itu, M diamankan di sekitar lokasi kejadian di kawasan Jalan M Yamin, Menteng.

Berawal dari rongsokan

Kasubnit 4 Opsnal Polsek Metro Menteng Ipda Togar Yanto Siregar menjelaskan, kedua pelaku utama saling mengenal di wilayah Menteng, di mana M bekerja sebagai pengepul barang bekas.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Awalnya M itu menanyakan kepada Z ada barang rongsokan atau tidak. Kemudian Z memberikan besi yang dijual kepada M. Awal dari situlah aksi menggasak seluruh perabotan rumah terjadi," ungkap Togar.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PPATK Terima 43 Juta Laporan Sepanjang 2025, Perputaran Uang Rp 2.085 T
• 11 jam laludetik.com
thumb
Wasekjen PSI Sebut Jokowi Ibarat Messi Tanpa Piala Dunia, Apa Maksudnya?
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Kematian Akibat Kanker Menurun di Skotlandia, Pakar Ingatkan Pekerjaan Belum Selesai
• 6 jam lalugenpi.co
thumb
Polri Belasungkawa atas Meninggalnya Eyang Meri Istri Jenderal Hoegeng
• 5 jam laludetik.com
thumb
USU Sediakan 2.750 Kursi Jalur SNBP 2026, Ini Jurusan Terbanyak
• 3 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.