Pevoli Yuji Nishida Minta Maaf Pakai Dogeza Sambil Sliding, Mirip Adegan di Anime Haikyuu

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Dunia voli internasional baru saja disuguhi momen luar biasa yang terasa seperti keluar langsung dari potongan adegan anime Haikyuu!!. Bintang voli andalan Jepang, Yuji Nishida, mendadak viral bukan hanya karena servis mautnya, melainkan karena gestur permintaan maafnya yang unik, tulus, sekaligus mengundang tawa.
 
Momen ini terjadi dalam ajang Japanese SV League All-Star 2026. Saat itu, servis keras tangan kiri dari Nishida tak sengaja melesat dan mengenai punggung seorang petugas hakim garis wanita. Bukannya sekadar melambaikan tangan sebagai formalitas, Nishida justru menunjukkan kelasnya sebagai atlet yang menjunjung tinggi rasa hormat dengan cara yang sangat dramatis.
 
Begitu menyadari bolanya mengenai petugas, Nishida langsung berlari dan melakukan headfirst sliding, yaitu meluncur dengan kepala di depan di lapangan, melewati bawah net hingga sampai ke hadapan wanita tersebut.

Nishida kemudian melakukan Dogeza, yaitu tradisi Jepang berlutut hingga bersujud untuk meminta maaf secara mendalam. Ia membungkuk berkali-kali dengan dahi hampir menyentuh lantai dan tangan terkatup. Aksi tulus sekaligus lucu ini seketika membuat suasana tegang menjadi cair, sang petugas yang awalnya kaget langsung tertawa dan membalas bungkukan Nishida.
 
Bagi masyarakat Jepang, Dogeza adalah tingkatan tertinggi dalam budaya meminta maaf. Gestur ini dilakukan dengan menempatkan kepala di posisi paling rendah untuk menunjukkan penyesalan yang sangat dalam dan kerendahan hati total.
 
Aksi Nishida ini seolah memberikan pelajaran budaya kepada dunia bahwa respect atau rasa hormat berada di atas segalanya, bahkan di tengah kompetisi besar. Ia membuktikan bahwa menjadi pemain bintang tidak berarti harus memiliki ego yang besar. Nishida menunjukkan bahwa menghargai petugas lapangan sama pentingnya dengan memenangkan pertandingan.
 

Baca Juga :

Mengenal Walking Football, Main Bola dengan Cara Lebih Santuy!
Sikap sportivitas yang luar biasa ini menjadi pelengkap prestasinya di lapangan. Tak heran jika pemain kidal yang enerjik ini sukses membawa pulang trofi MVP (Most Valuable Player).
 
Aksi ekspresif dan penuh integritas Nishida dianggap sangat mirip dengan karakter dalam anime Haikyuu!! saat mereka melakukan kesalahan konyol namun tetap ingin menunjukkan rasa hormat yang besar. 
 
Penampilan Nishida yang garang saat menyerang namun sangat rendah hati saat melakukan kesalahan membuatnya semakin dicintai penggemar voli di seluruh dunia. Nishida benar-benar mengajarkan bahwa menjadi ksatria di lapangan bukan hanya soal mencetak angka, tapi soal menjaga kehormatan sesama.
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tata Cara Sholat Nisfu Syaban Sendiri di Rumah: Niat, Doa, dan Amalan Lengka
• 7 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Video: Dukung Sirkular Ekonomi, Industri Plastik Minta Bantuan Prabowo
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Korban Tewas Ledakan Tabung Gas 12 Kg di Palembang Bertambah Jadi 3 Orang
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Ketika Hidup Tidak Lagi Berjalan Sesuai Rencana
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
MK tolak uji materiil UU Hak Cipta yang diajukan advokat Rega Felix
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.