RRI dan ANTARA Dukung TVRI Maksimalkan Hak Siar Piala Dunia 2026

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Christian Gunawan

TVRINews - Jakarta

Dalam pemanfaatan hak siar Piala Dunia 2026, Televisi Republik Indonesia (TVRI) mendapatkan dukungan penuh dari Radio Republik Indonesia (RRI) dan ANTARA. 

Siaran Piala Dunia 2026 merupakan hasil dari niat Pemerintah Indonesia untuk memberikan kebahagiaan untuk rakyat Indonesia. Sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP), TVRI mendapat amanat untuk menyediakan siaran pertandingan Piala Dunia 2026 yang berkualitas. 

TVRI tidak berjalan sendirian. Stasiun kebanggaan negeri ini tersebut mendapatkan dukungan dari dua lembaga nasional lainnya, LPP RRI dan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA.

Dukungan itu disampaikan dua wakil lembaga tersebut dalam acara Dialog Meja Bundar: Piala Dunia 2026, Pers, dan Peradaban Publik Kita, Siaran Olahraga sebagai Ruang Edukasi, Literasi, dan Penguatan Nilai Kepublikan. Dialog diselenggarakan pada Selasa, 31 Februari 2026 di Auditorium Bung Karno LPP TVRI di bilangan Senayan, Jakarta. Selain perwakilan dari lembaga-lembaga penyiaran nasional, narasumber lain acara ini adalah beberapa mantan jurnalis dan pengamat sepak bola. 

Dalam dialog tersebut, Mistam, Direktur Program dan Produksi LPP RRI, menyatakan bahwa TVRI bukan pengemban tunggal kepercayaan dari pemerintah untuk memaksimalkan hak siar Piala Dunia 2026. Menurutnya, akan ada "paket lengkap" yang menyapa masyarakat melalui tiga cara, yakni melalui mata (siaran televisi TVRI), telinga (siaran radio RRI), dan tulisan (ANTARA). 

Mistam menyebut bahwa potensi RRI untuk menopang kinerja TVRI akan berupa 4 juta pendengar dengan mengacu kepada data dari Biro Pusat Statistik. Seperti halnya nonton bareng siaran televisi, RRI berencana menggelar acara debar, dengar bareng, siaran RRI.

Menurut Mistam, tiga lembaga nasional akan berkolaborasi untuk menjadi gatekeeper. "Sajian kami nanti tidak akan sekadar siaran, tapi juga sekaligus membuat kultur kuat demi menghasilkan sepak bola yang kuat," ujar Mistam.

"Tujuan kami tidak selesai setelah Piala Dunia 2026 selesai. Kami ingin menghasilkan sosok-sosok yang menjadi figur inspiratif bagi anak-anak muda. Kami akan mengawal nilai-nilai positif demi kemajuan bangsa sampai napas terakhir," imbuhnya.

Hal senada diberikan Ramadhan Pohan, Anggota Dewan Pengawas ANTARA. "Kami akan menjadi amplifikasi siaran sepak bola yang dilakukan oleh TVRI. ANTARA akan memberikan pemberitaan masif mengenai hadiah pemerintah untuk rakyat ini," ucapnya. 

Ditopang dua lembaga pemberitaan tersebut, laga-laga Piala Dunia di TVRI akan semakin layak disaksikan para pencinta sepak bola. Bola Gembira di TVRI bakal semakin meriah.

Editor: Christian Gunawan

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mengenang Teladan Eyang Meri Dampingi Kesederhanaan Jenderal Hoegeng
• 5 jam laludetik.com
thumb
Sutiani Meninggal Usai Motornya Tabrak Pohon di Medan, 2 Anaknya Selamat
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026, Ini Targetnya?
• 14 jam lalurealita.co
thumb
Diduga Depresi, Pria Asal Situbondo Bacok Istri dan Tetangganya
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Bos Pengusaha Keramik Beberkan Fakta-Bukti RI Sudah Swasembada Keramik
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.