Kemenangan lagu Golden dari film animasi K-Pop Demon Hunters di Grammy Awards 2026 menandai momen bersejarah. Lagu ini membawa pulang piala Best Song Written for Visual Media, sekaligus menjadikan para musisi di baliknya sebagai artis K-Pop pertama yang meraih Grammy.
Namun, pencapaian ini bukan hasil instan. Di balik Golden, ada tiga perempuan dengan perjalanan karier yang sangat berbeda, yaitu EJAE, Audrey Nuna, dan Rei Ami. Mereka datang dari dunia yang tidak sama, yakni K-Pop, musik alternatif independen, hingga pop elektronik berbasis internet.
Namun justru perbedaan latar itulah yang membuat lagu Golden terasa utuh dan emosional. Berikut perjalanan tiga musisi perempuan yang akhirnya menorehkan sejarah di Grammy Awards 2026.
EJAE: Satu Dekade sebagai Trainee K-Pop, Hingga Jadi Produser MusikEJAE atau Kim Eun-Jae, menghabiskan hampir sepuluh tahun hidupnya sebagai trainee di SM Entertainment. Ia tumbuh dan berlatih bersama idol-idol besar seperti SNSD hingga Red Velvet, namun tak pernah benar-benar debut sebagai idol.
Alih-alih berhenti, EJAE memilih jalur lain di industri musik, yaitu menjadi penulis dan produser lagu. Dari balik layar, namanya justru bersinar lewat karya-karya ikonis seperti Psycho milik Red Velvet dan Drama dari aespa.
Pengalaman panjang sebagai trainee membentuk sensibilitasnya terhadap emosi, narasi, dan dinamika K-Pop. Maka dari itu, EJAE membuat lagu Golden jadi terasa lebih personal dan reflektif.
Audrey Nuna: Tumbuh dari Musik Hip-Hop EksperimentalBerbeda dari EJAE, Audrey Nuna tumbuh di skena musik alternatif Amerika Serikat. Ia dikenal lewat eksplorasi hip-hop eksperimental dengan karakter vokal yang tidak konvensional dan berani.
Audrey membangun kariernya secara independen, tanpa jalur industri arus utama, mengandalkan kebebasan berekspresi dan identitas musikal yang kuat.
Kontribusinya di lagu Golden menghadirkan lapisan emosi yang berbeda, lebih dalam, reflektif, dan berani. Audrey menjadi bukti bahwa suara alternatif pun bisa berdiri sejajar di panggung penghargaan paling prestisius dunia.
Rei Ami: Dikenal Lewat Musik Pop Elektronik yang Playful dan EksperimentalRei Ami dikenal lewat musik pop elektronik yang playful dan eksperimental. Ia tumbuh bersama generasi pendengar internet, membangun basis penggemar loyal lewat platform digital dan pendekatan yang sangat personal.
Gaya bermusiknya sering terdengar ringan, tetapi menyimpan komentar tentang identitas, kebebasan, dan ekspresi diri.
Rei tidak datang dari industri besar, melainkan dari ruang kreatif online yang terus berkembang. Di lagu Golden, Rei membawa energi segar dan modern yang membuat lagu ini relevan dengan generasi baru.
Lewat kemenangan di ajang musik paling bergengsi ini, EJAE, Audrey Nuna, dan Rei Ami sukses menorehkan sejarah baru sebagai artis K-Pop pertama yang berhasil memenangkan piala Grammy Awards.





