Musrenbangcam, Mayoritas Desa di Ponorogo Tuntut Perbaikan Jalan

realita.co
2 jam lalu
Cover Berita

PONOROGO (Realita)- Badan Perencanaan dan Riset Daerah (Baperida) Ponorogo menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) usai menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2027. 

Dalam Musrenbangcam yang di gelar di Kecamatan Mlarak dengan melibatkan pemerintah desa di 4 Kecamatan di wilayah Ex-PB Mlarak (Kecamatan Mlarak, Jetis,Sawoo, dan Sambit), sejumlah iso terkait pembangunan daerah terungkap. Salah satunya perbaikan jalan yang menjadi mayoritas tuntutan para desa ke Pemkab Ponorogo pada rencana pembangunan 2027 tersebut. 

Hal ini diungkapkan, Plt Kepala Baperida Ponorogo Luhur Apidianto. Ia mengaku hampir semua desa di wilayaj Ex-PB Mlarak meminta perbakan jalan khususnya jalan kabupaten yang ada di desa. Pasalnya kerusakan jalan yang terjadi saat ini sudah sangat parah. 

“ itu ya kebanyakan di jalan. Infrastruktur jalan yang diusulkan. Jadi jalan-jalan utamanya jalan kabupaten. Jalan kabupaten yang melewati di desa-desa,” ujarnya, Selasa (03/02/2026). 

Luhur mengaku, perbaikan jalan sendiri sudah menjadi mandatort spanding dari pemerintah pusat dan Pemkab Ponorogo di tahun 2027. Sehingga perbaikan jalan akan menjadi prioritas pembangunan di tahun berikutnya, dengan prioritas utama perbaikan adalah jalan kabupaten. Pun termasuk jalan poros desa juga akan dilakukan perbaikan secara bertahap. 

“ Itu ya tetap kita perhatikan. Namun demikian yang lebih diutamakan adalah jalan kabupaten,” ungkapnya. 

Luhur mengungkapkan, di tahun 2026 ini sendiri pihaknya menyiapkan anggaran mencapai Rp 59 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk perbaikan 315 ruas jalan daerah di Ponorogo. Saat ini Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPU-PKP) telah mengajukan proses lelangnya. 

“ Dinas PU tentunya ini karena memang baru Januari ya, DPA sudah disahkan, sudah bisa berjalan, ini adalah proses pengadaan barang jasa,” pungkasnya. znl

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
1,5 Bulan Berlalu, Pembunuh Pensiunan Guru di Limapuluh Kota Belum Terungkap
• 8 jam lalukompas.id
thumb
40 Orang Masih Hilang Akibat Bencana Hidrometeorologi di Sumut
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Kapolri: Eyang Meri Bukan Hanya Saksi Sejarah, tetapi Pelita Keteladanan
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Jetour Buka Suara Soal T2 yang Terbakar di Tol Jagorawi
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov DKI Siap Buka Rute TransJakarta Blok M-Bandara Soekarno-Hatta
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.