tvOnenews.com - Penunjukan John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia menandai era baru.
Sebelumnya melalui laman resmi PSSI, pelatih asal Inggris berusia 50 tahun itu diperkenalkan sebagai arsitek baru Timnas Indonesia senior.
Rekam jejak Herdman bersama Timnas Selandia Baru dan Kanada menjadi alasan utama di balik kepercayaan besar tersebut.
Salah satu aspek paling menarik dari era Herdman adalah sikapnya terhadap program naturalisasi pemain keturunan.
John Herdman secara terbuka mengakui bahwa visi PSSI sejalan dengan prinsip kepelatihannya, khususnya dalam hal naturalisasi.
- Instagram Timnas Indonesia
Ia menegaskan bahwa untuk bersaing di panggung dunia, Timnas Indonesia membutuhkan pemain dengan pengalaman di level tertinggi sepak bola Eropa.
“Ya, saya rasa kalau Anda melihat perjalanan saya bersama Kanada, saya punya filosofi yang sangat jelas. Untuk bisa bersaing di panggung dunia, Anda membutuhkan pemain level satu dan dua, pemain yang bermain di lima liga top dunia,” ujar John Herdman dalam konferensi pers yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/1/2026).
Pernyataan tersebut sempat dianggap terlalu tinggi oleh sebagian kalangan.
Namun jika menilik kondisi skuad saat ini, syarat itu bukan sesuatu yang mustahil.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia saat ini memang sudah bermain di liga elite Eropa.
Jay Idzes dan Emil Audero merumput di Serie A Italia, Kevin Diks bermain di Bundesliga Jerman, sementara Dean James, Miliano Jonathans, dan Justin Hubner tampil di Eredivisie Belanda.
Tak hanya itu, beberapa nama calon naturalisasi juga dinilai memenuhi kriteria Herdman, seperti Tristan Gooijer di Eredivisie dan Lauren Ulrich di Bundesliga Jerman.
Selain level kompetisi, Herdman menekankan pentingnya kecerdasan taktik dan jam terbang internasional.
“Anda butuh pemain yang sudah merasakan intensitas dan kecerdasan taktik sepak bola dunia dan sepak bola internasional. Jadi saya akan terus merekrut pemain yang kariernya menceritakan kisah terbaik. Dan karier sepak bola seseorang tidak berbohong, kalau Anda pemain top, Anda bermain di level tertinggi,” imbuh John Herdman.



