JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat langkah pemulihan bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi basah di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Dua fokus utama digenjot bersamaan: pembangunan hunian sementara dan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna menekan risiko bencana lanjutan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyatakan, penyediaan hunian sementara menjadi kebutuhan paling mendesak agar masyarakat bisa segera keluar dari situasi darurat dan memasuki fase pemulihan awal.
“Percepatan pembangunan rumah hunian sementara menjadi prioritas untuk mendukung masyarakat terdampak memasuki masa pemulihan awal,” ujar Abdul Muhari di Jakarta, Selasa (3/2) mengutip Antara.
Baca Juga: Terungkap di Sidang! Jokowi Dipanggil “Jack” oleh Temannya Semasa KKN
Dari total 17.332 unit hunian sementara yang diajukan, 5.039 unit di antaranya telah rampung dan siap ditempati.
BNPB menargetkan seluruh pembangunan hunian sementara dapat diselesaikan sebelum Ramadan 1447 Hijriah atau pertengahan Februari.
Tak hanya hunian sementara, kebutuhan jangka panjang juga mulai dipersiapkan.
Tercatat, pengajuan pembangunan 14.286 unit hunian tetap telah masuk.
Sementara itu, skema Dana Tunggu Hunian (DTH) terus dioptimalkan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa transisi.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- bnpb
- bencana hidrometeorologi
- hunian sementara
- operasi modifikasi cuaca
- aceh
- sumatera barat





