tvOnenews.com - Kiper Cremonese, Emil Audero Mulyadi, mengalami insiden tak menyenangkan saat timnya menjamu Inter Milan di Stadion Giovanni Zini, Minggu (1/2/2026).
Pertandingan Serie A tersebut berakhir dengan kemenangan Inter Milan 2-0 berkat gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski.
Hasil ini membuat Inter kokoh di puncak klasemen, sementara Cremonese tetap berada di peringkat 15, gagal menjauh dari zona degradasi.
- Lega Serie A
Namun pertandingan itu menjadi sorotan bukan karena skor, melainkan insiden pelemparan flare dari tribun yang diisi suporter Inter Milan pada awal babak kedua.
Ledakan terjadi di kotak penalti Cremonese, meninggalkan asap putih, dan mengenai Emil Audero yang berdiri sendiri di area tersebut.
Kiper Timnas Indonesia itu langsung terkapar, memaksa wasit menghentikan pertandingan sementara. Tim medis segera mendatangi Audero untuk memberikan perawatan.
Dilaporkan, ia mengalami luka robek di paha kanan dan telinganya berdenging akibat ledakan flare.
Menurut Gazzetta dello Sport, insiden ini dipicu ketidakpuasan oknum ultras Inter Milan terhadap Audero yang dianggap terlalu banyak membuang waktu. Ironisnya, pelaku pelemparan petasan itu juga terluka parah, hingga ketiga jarinya putus setelah ledakan mengenai tangannya.
Saat ini, pelaku menjalani perawatan di rumah sakit, namun tetap akan diproses hukum.
Meskipun terkena flare, Emil Audero mendapat perhatian dari pemain kedua tim dan langsung menunjukkan kesiapannya melanjutkan pertandingan.
Momen langka terjadi ketika kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, meminta maaf kepadanya.
Insiden ini mendapat perhatian luas dari media Italia. Eurosport menyatakan prihatin dengan aksi tidak terpuji tersebut, namun lega mengetahui kondisi Audero baik-baik saja.
“Sebuah petasan yang dilemparkan ke lapangan dari tribun pendukung tim tamu Stadio Zini, yang ditempati penggemar Inter, meledak sangat dekat dengan Emil Audero, kiper Cremona. Audero, yang terkejut oleh ledakan tersebut, jatuh ke tanah,” tulis Eurosport.
“Kiper Cremona tersebut, yang segera mendapat perawatan dari staf medis tim tuan rumah, tetap berada di lapangan dan untungnya dalam keadaan baik,” lanjut mereka.


.jpg)

