Kejuaraan Menembak Nasional Dorong Pembinaan Atlet Tanah Air

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Ajang olahraga menembak nasional kembali digelar melalui Tribuana Open Championship 1 Piala Pangkopassus Cup. Kejuaraan ini mempertemukan atlet-atlet dari berbagai daerah sebagai bagian dari kompetisi resmi yang mengedepankan kemampuan teknis dan kedisiplinan.

Tribuana Open Championship 1 memperebutkan Piala Panglima Komando Pasukan Khusus. Turnamen ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas ruang kompetisi bagi atlet menembak di tingkat nasional.

Baca Juga :
Dua Atlet Muda Indonesia Bersinar di WTT Youth Contender Cappadocia 2026
Panduan Nutrisi untuk Pemain Padel Pemula: Apa yang Perlu Dikonsumsi agar Tubuh Bertenaga?

Kejuaraan tersebut diselenggarakan melalui kolaborasi antara Komando Pasukan Khusus dan Cartenz Tactical. Kerja sama ini menempatkan pembinaan atlet dan keselamatan sebagai bagian utama dalam pelaksanaan pertandingan.

Panitia menegaskan bahwa event ini tidak hanya berorientasi pada hasil lomba. Pembentukan karakter atlet, disiplin, serta kepatuhan terhadap aturan menjadi aspek yang dijaga sepanjang kejuaraan.

Sejumlah kategori pertandingan dipertandingkan untuk mengakomodasi berbagai latar belakang peserta. Mulai dari atlet berpengalaman hingga komunitas menembak yang telah memenuhi ketentuan regulasi nasional.

Seluruh rangkaian lomba dilaksanakan dengan mengacu pada peraturan resmi cabang olahraga menembak. Prosedur keselamatan diterapkan secara ketat sejak tahap persiapan hingga pertandingan selesai.

Perwakilan panitia menyebutkan bahwa Tribuana Open Championship 1 diharapkan menjadi ruang kompetisi yang sehat. Ajang ini juga dimaksudkan sebagai sarana silaturahmi antar-atlet dan komunitas menembak dari berbagai wilayah.

Dikutip dari keterangan resmi, Selasa 3 Februari 2026, kejuaraan ini dirancang sebagai wadah pembinaan sekaligus kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas. Konsistensi penyelenggaraan menjadi kunci pengembangan olahraga menembak.

Keterlibatan Kopassus dinilai memberi penguatan pada penerapan disiplin dan standar keselamatan. Dukungan institusi tersebut mencerminkan sinergi antara lembaga negara dan pihak penyelenggara olahraga.

Selain aspek kompetisi, event ini juga diharapkan memperkenalkan olahraga menembak secara lebih luas kepada masyarakat. Pendekatan yang profesional dinilai penting untuk membangun persepsi positif terhadap cabang olahraga ini.

Panitia menilai minat peserta yang datang dari berbagai daerah menunjukkan antusiasme yang terus berkembang. Hal ini menjadi indikator bahwa olahraga menembak memiliki basis komunitas yang cukup kuat.

Baca Juga :
Puluhan Pegolf Bersaing di New Year Swing Golf Tournament 2026
Indonesia Lampaui Target Medali ASEAN Para Games 2025, Cdm Reda: Alhamdulillah, Perjuangan Atlet dan Doa Masyarakat
Dari Asian Games hingga Olimpiade Remaja: Agenda Olahraga Dunia 2026

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sidang Noel, Terungkap Dugaan Aliran Uang ke Sosok ‘Ibu Menteri’
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Hasil Piala Asia Futsal 2026: Kalahkan Vietnam, Indonesia ke Semifinal
• 1 jam lalugenpi.co
thumb
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
• 7 jam lalusuara.com
thumb
Maarten Paes ke Ajax, Sebut Klub Impiannya Sejak Kecil
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Keterhubungan Ekonomi, Lingkungan, dan Pendidikan dengan Bencana Alam
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.