Warga Keluhkan Bendera Parpol di Flyover Senayan: Kalau Ada Demo Jadi Senjata

kompas.com
18 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberadaan atribut bendera partai politik yang menjamur di sepanjang Jalan Layang (Flyover) Ladokgi, area Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, menuai keluhan warga.

Sodik (45), seorang warga sekitar mengeluhkan keberadaan tiang bambu penyangga bendera tersebut karena kerap digunakan sebagai senjata saat terjadi kericuhan atau demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR RI.

"Itu kalau lagi ada demo di depan DPR, itu bambunya dicabutin. Jadi senjata itu," kata Sodik saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (3/2/2026).

Baca juga: Banjir Masih Rendam 21 Desa di Kabupaten Bekasi, 23.687 Keluarga Terdampak

Ia menilai, lokasi flyover yang strategis dan dekat dengan titik kumpul massa membuat bambu-bambu bendera itu rawan disalahgunakan.

Menurut pengamatan dia, massa aksi sering kali tidak membawa alat dari rumah agar terhindar dari razia polisi.

"Mereka kan kalau berangkat demo sengaja pasti enggak bawa senjata biar aman. Sampai sini baru (ambil bambu)," ucap Sodik.

Kemudian, mereka sengaja memanfaatkan barang yang tersedia di jalanan, termasuk bambu bendera partai yang terpasang di pagar pembatas jalan layang.

"Ngeri jadinya. Sudah lama ini (terpasang), enggak dicopot-copot. Padahal katanya enggak boleh di flyover, tapi tetap penuh begini," keluhnya.

Warga lainnya, Wahyu (36), yang kerap melintas di atas flyover, mengaku harus ekstra waspada dan menjaga jarak dari tepi jembatan agar tidak terkena bambu bendera.

"Dia sering longgar, jadinya kalau dia miring, kita jalan di kiri bisa aja kena," kata Wahyu.

Ia juga mempertanyakan urgensi pemasangan atribut partai tersebut, mengingat saat ini masa pemilu sudah usai.

Menurut Wahyu, pembiaran ini sangat aneh mengingat lokasinya berada di jalan protokol utama Ibu Kota.

"Kayaknya pemilu juga sudah lewat tapi masih saja itu, banyak. Enggak tahu apa yang dicari," ucap dia.

Baca juga: Bau RDF Rorotan dan Janji yang Belum Tuntas untuk Warga Jakarta

Wahyu pun berharap aparat penegak hukum dapat segera bertindak tegas terhadap atribut partai tersebut.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Harus lah (ditertibkan), ganggu pemandangan. Enggak tahu itu kan banyak ya, gimana masangnya masa enggak kelihatan (sama aparat). Di depan GBK lagi," ucap dia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Setahun kepergian Barbie Hsu, Koo Jun Yup resmikan patung memorial istri yang didesain sendiri
• 21 jam lalubrilio.net
thumb
Prabowo Mau Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personel: Upaya Lindungi Hutan dan Taman Nasional
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemensos graduasi 6.057 penerima program PBI JK di Bangka
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Mitsubishi XForce Mulai Beredar di Negara Tetangga
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Upaya Turunkan Tren Obesitas, Langkah Terapi Ini Mulai Mengemuka di Indonesia
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.