jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bersama para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan tokoh-tokoh agama Islam, serta pimpinan pondok pesantren di Istana Negara pada Selasa (3/2).
Pertemuan itu disebut sebagai forum silaturahmi sekaligus dialog antara Prabowo dan para pemuka agama yang membahas berbagai isu kebangsaan dan keumatan.
BACA JUGA: Bertemu Ormas Islam, Prabowo Jelaskan Alasan RI Bergabung di BoP
Menteri Agama Nasaruddin Umar, menjelaskan bahwa forum itu merupakan pertemuan ketiga antara Prabowo dengan ormas-ormas agama Islam.
Prabowo dan para tokoh disebut membahas sejumlah isu strategis, salah satunya mengenai pembangunan kampung haji di Arab Saudi.
BACA JUGA: Seskab Teddy Bantah Perjalanan Luar Negeri Presiden Prabowo Pakai 2 Pesawat
“Perkampungan haji perlu saya sampaikan bahwa ini keakraban Presiden kita dengan MBS (Muhammad bin Salman), sehingga kita negara yang pertama diberikan kesempatan untuk membeli properti yang ada di Kota Makkah dan Madinah,” ujar Nasaruddin.
“Tidak ada satu negara pun yang mendapatkan hal seperti ini selain Indonesia,” lanjutnya.
BACA JUGA: Prabowo Tegur Bali soal Sampah, Ribuan TNI-Polri Langsung Bergerak
Menurut Nasaruddin, pemerintah Arab Saudi juga telah memberikan keputusan resmi yang memungkinkan warga negara asing untuk membeli properti berupa tanah dan hotel di Makkah dan Madinah.
Indonesia, telah memperoleh lahan yang cukup luas sekitar 60 hektare untuk perkampungan haji, dengan jarak 1 sampai 3 kilometer dari Kabah.
“Nanti akan ada terowongan yang menghubungkan Masjidil Haram dengan perkampungan Indonesia itu,” kata dia.
Selain perkampungan haji, dalam pertemuan tersebut turut dibahas terkait pengembangan Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU) sebagai instrumen penguatan ekonomi keumatan.
Menteri Agama menyampaikan bahwa pengelolaan dana umat ke depan akan didorong agar lebih profesional dan transparan, serta berorientasi pada kemaslahatan umat.
“Nanti mungkin akan ada semacam sentuhan-sentuhan manajemen dari para profesional, sehingga dengan demikian efisiensi, efektif akan kita himpun dana-dana umat itu sendiri untuk mereka sendiri,” tutur Nasaruddin.
Pada pertemuan tersebut, Menteri Agama menyebut Presiden Prabowo membuka ruang komunikasi dan diskusi bersama para tokoh agama.
“Sangat terbuka tadi. Presiden juga kelihatan sangat menikmati diskusi dengan pimpinan-pimpinan keagamaan terutama para kiai, para ulama, pimpinan pondok pesantren tadi,” tambahnya. (mcr4/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Sambut Baik Gerakan Indonesia Asri Presiden Prabowo, Sultan: Selaras dengan Program Green Village
Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi



