Karyawan yang Dipukul di Gudang Astro Pasar Minggu Diminta Buat Visum

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Karyawan Astro Hub Ampera, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang menjadi korban penganiayaan diimbau membuat laporan medis (visum et repertum) terkait luka yang dialami.

Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKBP Murodih, mengatakan laporan dari dokter diperlukan untuk penyelidikan.

“Dan dari pihak kami tetap untuk memberikan satu pemahaman bahwa mereka harus membuat visum. Sehingga nanti pada saat dia melaporkan, kami sudah ada syarat-syarat yang dipenuhi,” kata Murodih saat ditemui wartawan, Selasa (3/2/2026).

Baca juga: Mediasi Kasus Penyerangan Gudang Astro Pasar Minggu Belum Dilakukan

Pihak korban sedang mempertimbangkan penyelesaian damai atas permintaan terduga pelaku, yang bersedia mengganti kerugian fisik dan materiil.

“Memang kalau nantinya tidak ada kesepakatan dari kedua pihak mereka akan melanjutkan untuk membuat laporan,” ujar Murodih.

Polisi juga masih memeriksa video pernyataan damai dan menghitung ulang total kerugian serta mendata karyawan yang terluka.

Rekaman CCTV menunjukkan mobil menabrak sepeda motor yang terparkir, dan beberapa pria masuk ke gudang Astro, menendang karyawan, membanting keranjang, serta mencari seseorang di lorong-lorong.

Baca juga: Kasus Penyerangan Gudang dan Pemukulan Karyawan Astro Berakhir Damai

Polsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Semalam kami sudah cek ke lokasi, melakukan interogasi awal, kami imbau supaya bikin laporan. Tapi sampai hari ini kami tunggu belum datang dia (korban),” kata Anggiat.

Polisi juga masih menunggu klarifikasi dari pihak yang diduga menyerang sehingga kronologi lengkap belum bisa diberikan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
5 Jam Berlalu, Kebakaran di Rita Pasaraya Cilacap Belum Padam
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Sosok Pelempar Flare ke Emil Audero di Laga Cremonese vs Inter Milan
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Penghapusan Ambang Batas Parlemen Aktif Diusulkan Para Akademisi
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polisi Sebut Ada 5 Laporan dan 1 Aduan dengan Terlapor Pandji Pragiwaksono
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
‎Tumbang dari Irak, Pelatih Thailand Doakan 2 Wakil ASEAN Timnas Futsal Indonesia dan Vietnam Berjaya di Piala Asia 2026
• 9 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.