jpnn.com, ABU DHABI - Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri dan menjadi pembicara dalam forum Majelis Persaudaraan Manusia di Museum Nasional Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Acara yang digelar pada Selasa (3/2) sore waktu setempat ini merupakan bagian dari rangkaian Zayed Award for Human Fraternity. Megawati tampak duduk bersebelahan dengan Presiden Timor Leste sekaligus penerima Nobel Perdamaian, José Ramos Horta, dan aktivis HAM India, Kailash Satyarthi.
Kehadiran Megawati di forum internasional itu didampingi putranya, Muhammad Prananda Prabowo, serta sejumlah tokoh lainnya seperti Duta Besar RI untuk UEA Judha Nugraha dan Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah.
BACA JUGA: Megawati Dijadwalkan Hadiri Serangkaian Kegiatan Zayed Award di Abu Dhabi
"Majelis Persaudaraan Manusia merupakan salah satu pertemuan paling penting dalam kalender tahunan Penghargaan Zayed," jelas Sekretaris Jenderal Zayed Award Mohamed Abdelsalam, yang juga menyambut hangat rombongan Megawati.
Dalam forum yang menampilkan wawasan dari para pemimpin global tersebut, Megawati berbicara dalam panel bersama sejumlah pemimpin perempuan dunia. Panel tersebut menghadirkan Ibu Negara Libanon Nehmat Aoun, Ibu Negara Pakistan Aseefa Bhutto Zardari, Ibu Negara Kolombia Veronica Alcocer Garcia, serta pejabat tinggi dari Uzbekistan dan Azerbaijan. Acara diawali dengan sambutan dari Menteri Negara UEA yang juga penasihat untuk Ibu Suri UEA, yang menjelaskan sejarah penghargaan yang dibentuk oleh pendiri UEA dan Pemimpin Gereja Katolik.
BACA JUGA: Megawati Ucapkan Duka atas Wafatnya Istri Mantan Kapolri Hoegeng
Selain menjadi pembicara, Megawati juga hadir dalam kapasitasnya sebagai anggota Dewan Juri Zayed Award 2024. Upacara Penghargaan Zayed untuk Persaudaraan Manusia 2026 rencananya akan dihadiri oleh sejumlah kepala negara dan mantan pemimpin dunia, termasuk Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, dan mantan Presiden Nigeria Olusegun Obasanjo. Forum ini menjadi platform bagi para tokoh untuk membahas tantangan global dan menciptakan jalan menuju perdamaian. (tan/jpnn)
BACA JUGA: Bitcoin Sempat Turun, Mega Whale Terpantau Tetap Borong Secara Bertahap
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kunjungan Megawati ke Abu Dhabi Diwarnai Obrolan Hangat dengan Menteri UEA
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga



