Megawati Ungkap Rahasia Rekonsiliasi Konflik di Masa Pemerintahannya

jpnn.com
11 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, ABU DHABI - Presiden Kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa esensi kepemimpinan perempuan terletak pada kemampuan merawat dan merangkul, bukan mendominasi. Pernyataan ini disampaikannya di forum internasional Human Fraternity Majlis di Museum Nasional Zayed, Abu Dhabi, Selasa (3/2).

"Sebagai seorang perempuan, saya membawa keyakinan bahwa kepemimpinan bukan tentang dominasi, melainkan tentang upaya merangkul dan merawat, serta bukan menindas," ujar Megawati di hadapan para tokoh global.

BACA JUGA: Di Abu Dhabi, Megawati Jadi Pembicara Bersama Pemimpin Perempuan Dunia

Dalam kesempatan itu, Megawati membagikan pengalaman pemerintahannya dalam meredam konflik horizontal di Poso dan Ambon pada awal tahun 2000-an. Ia menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan bukanlah kekuatan represif, melainkan semangat rekonsiliasi dan kekeluargaan.

"Dalam situasi waktu itu, sebagai kepala negara saya membawa negara hadir bukan sebagai kekuatan represif, melainkan sebagai penjamin rekonsiliasi dengan semangat kekeluargaan," ungkapnya.

BACA JUGA: Sungai Lematang Meluap, Empat Desa di Gunung Megang Muara Enim Terendam Banjir

Proses dialog dan musyawarah, menurutnya, menjadi kunci menghentikan pertumpahan darah dan membangun kembali kepercayaan.

Megawati yang didampingi putranya, M. Prananda Prabowo, serta sejumlah tokoh lainnya, menekankan bahwa kepemimpinan sejati memerlukan empati dan kemampuan mendengar denyut kehidupan rakyat. Ia meyakini bahwa masa depan kepemimpinan global harus berlandaskan persaudaraan kemanusiaan.

BACA JUGA: Megawati Ucapkan Duka atas Wafatnya Istri Mantan Kapolri Hoegeng

"Tugas pemimpin adalah membangun kepercayaan dengan menempatkan keadilan sosial dan nilai kemanusiaan sebagai fondasi kebijakan," pungkas Ketua Umum PDI Perjuangan itu.

Forum tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia seperti Presiden Timor Leste José Ramos Horta dan ibu negara dari berbagai negara. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Megawati Dijadwalkan Hadiri Serangkaian Kegiatan Zayed Award di Abu Dhabi


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PSIM Yogyakarta datangkan bek asing anyar Jop van der Avert
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Hadapi Risiko Hujan Intensitas Tinggi, BPBD Jakarta Kembali Lakukan Modifikasi Cuaca
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Eyang Meri Hoegeng dalam Kenangan
• 6 jam laludetik.com
thumb
BATC: Rian/Rahmat & Leo/Bagas Perkasa, Indonesia 5-0 Myanmar
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.