AIIP Luncurkan Whitepaper “Accelerating AI Adoption in Indonesia: Mendorong Kolaborasi Ekosistem untuk Percepatan Adopsi AI Nasional

mediaapakabar.com
6 jam lalu
Cover Berita

Mediaapakabar.com - Hari ini, Artificial Intelligence Institute for Progress (AIIP) secara resmi meluncurkan whitepaper berjudul “Accelerating AI Adoption in Indonesia”, sebuah dokumen strategis yang memetakan peluang, tantangan, serta langkah kolaboratif untuk mempercepat adopsi kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.

Peluncuran whitepaper ini menjadi momentum penting di tengah semakin ketatnya persaingan pengembangan AI di kawasan Asia Tenggara. Negara-negara seperti Singapura dan Malaysia telah berinvestasi besar pada strategi nasional dan infrastruktur AI, sementara Indonesia memiliki keunggulan utama pada modal manusia yang besar dan tingkat adopsi digital yang terus meningkat.

Bapak Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia memaparkan presentasi soal potensi adopsi Artificial Intelligence (AI) di Indonesia

Whitepaper ini menekankan bahwa percepatan adopsi AI tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dengan kepentingan nasional, daya saing global, serta ketahanan jangka panjang Indonesia di era digital.

“Perlombaan AI saat ini bukan lagi bersifat konseptual. Ini adalah kompetisi nyata yang menuntut kesiapan ekosistem, kolaborasi lintas sektor, dan arah kebijakan yang jelas,” ujar Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, dalam peluncuran whitepaper AIIP tersebut.

Kolaborasi sebagai Kunci

AIIP menegaskan bahwa keberhasilan adopsi AI di Indonesia tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Whitepaper ini dirancang sebagai panduan bersama bagi:

1. Industri, untuk mengembangkan dan menerapkan solusi AI yang relevan dan siap pasar

2. Investor, dalam mendukung skalabilitas inovasi AI

3. Akademia, dalam menyiapkan talenta digital masa depan

4. Pemerintah, sebagai fasilitator yang menyeimbangkan inovasi, etika, akuntabilitas, dan kepercayaan publik

“AIIP hadir sebagai platform kolaboratif. Whitepaper ini bukan hanya dokumen pemikiran, tetapi ajakan konkret untuk bergerak bersama,” ujar Ray Djajadinata, Program Director AIIP. 

Bapak Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, dan Bapak Ray Djajadinata, Program Director AIIP, berdiskusi dengan para AI startup founders peserta AIIP Batch #2.Rekomendasi Strategis untuk Indonesia

Sebagai bagian dari kontribusi kebijakan, whitepaper AIIP merekomendasikan sejumlah langkah strategis, antara lain penyusunan kerangka adopsi AI nasional yang terintegrasi, penguatan ekosistem kolaboratif lintas sektor, peningkatan kapasitas talenta digital, serta fokus pada use case AI berdampak tinggi yang dapat direplikasi secara luas di sektor publik dan swasta.

Dengan pendekatan yang terarah dan kolaboratif, AIIP meyakini AI dapat menjadi katalis transformasi yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain penting dalam lanskap AI regional dan global.

Whitepaper “Accelerating AI Adoption in Indonesia” diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi pengambil kebijakan, pelaku industri, investor, dan akademisi dalam merancang langkah nyata percepatan adopsi AI nasional.

About Alpha JWC Ventures
Artificial Intelligence Institute for Progress (AIIP) adalah inisiatif kolaboratif oleh Pijar Foundation dan Alpha JWC Ventures, yang didedikasikan untuk kemajuan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) di Indonesia. AIIP memfasilitasi kemitraan di berbagai sektor publik dan swasta untuk mempercepat pengembangan dan adopsi AI secara nasional. Dengan bersatu dengan organisasi dan pemimpin yang berpikiran sama, AIIP bertujuan untuk merintis kemajuan dalam pemahaman AI, pengembangan teknologi, dan adopsi, dengan tujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai pemimpin dalam inovasi AI.
Contact
Fiandra Azzahra [email protected] 0811-1998-205


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pengurus PSMTI Kecamatan Makassar Resmi Dilantik, Ini Daftar Namanya
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Tanggapan Purbaya soal Arahan Prabowo, Kasus Noel hingga Saham Gorengan
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Sidang Cerai, Boiyen dan Rully Anggi Akbar Kompak Absen
• 19 jam lalugrid.id
thumb
Pemerintah Matangkan Program Makan Gratis Lansia
• 8 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.