Alhamdulillah, Sekarang PWI Sudah Kompak dan Bersatu

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - KOTA PADANG - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025–2030 Akhmad Munir memastikan seluruh anggota yang bernaung di bawah organisasi tersebut tetap solid pascadualisme yang terjadi di internal.

"Alhamdulillah, sekarang PWI sudah kompak dan bersatu," kata Ketum PWI Pusat Akhmad Munir di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (3/2), seusai melantik dan mengukuhkan kepengurusan PWI Provinsi Sumbar periode 2024 hingga 2029 yang berlangsung di Istana Gubernur Sumbar.

BACA JUGA: HPN 2026, Ketum PWI: Pers Penyambung Suara, Mata, dan Telinga Masyarakat

Menurut Munir yang juga Ketua Dewan Pengawas LKBN ANTARA tersebut, kekompakan dan kesolidan anggota PWI tidak hanya tercermin di Ranah Minang, tetapi juga di setiap provinsi yang dikunjungi.

Dalam kunjungannya ke Ranah Minang, Munir juga berpesan agar setiap insan pers selalu menjaga independensi, profesionalitas, serta maruah profesi dan lembaga.

BACA JUGA: HPN 2026: PWI dan Polri Berkolaborasi Gelar Anugerah Jurnalistik

Sebab pada era teknologi yang serba digital saat ini, setiap wartawan dituntut untuk bekerja profesional dan menjaga etika.

"Saya berpesan agar setiap wartawan terus menjaga profesionalitasnya, termasuk menjaga integritas dan mendorong melahirkan karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya.

BACA JUGA: Dewan Pers Siap Berkolaborasi dengan PWI Sukseskan HPN 2026

Tidak hanya itu Akhmad Munir juga mengingatkan pentingnya peran media massa dalam membantu pemerintah untuk mengawal pembangunan.

Hal ini sejalan dengan fungsi pers sebagai bagian dari pilar demokrasi yang turut mengawal jalannya roda pemerintahan.

Menurutnya, selain menghasilkan produk-produk jurnalistik yang positif dan membangun, wartawan juga berkewajiban melakukan kontrol sosial terhadap kebijakan dan pembangunan yang sedang dilakukan pemerintah.

"Jadi, kita (wartawan) harus mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah, sekaligus melakukan kontrol sosial," ucap Akhmad Munir. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pandji Pragiwaksono Mengaku Lupa Siapa Pelapor Kasus Video Dugaan Penghinaan Adat Toraja saat Diperiksa Bareskrim
• 15 jam laluharianfajar
thumb
Seskab Teddy Jadi Saksi Sejarah Timnas Futsal Indonesia
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Rumah dan Bengkel Ban di Lumajang Jatim Hangus Terbakar
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Persib Berpacu dengan Waktu, Siap Boyong Eks Kiper Olympique Marseille Romain Cagnon untuk Gantikan Adam Przybek
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Boiyen dan Rully Absen dari Jadwal Mediasi, Sidang Cerai Ditunda
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.