JAKARTA, KOMPAS.TV - Enrico Tambunan, adik kandung Denada, akhirnya angkat suara di tengah derasnya komentar publik yang menyerang sang kakak. Lewat unggahan di akun Instagram @enricotambunan, Rico, sapaan Enrico, meminta publik menahan diri dan melihat persoalan ini dengan empati, terutama pada posisi Denada sebagai seorang ibu.
Rico mengaku sedih saat membaca komentar warganet yang justru datang dari sesama perempuan, termasuk ibu-ibu dan single mom. Baginya, situasi ini semestinya memantik empati, bukan penghakiman.
“Kalau baca komen, saya agak sedih kalau ngelihat perempuan, ibu-ibu, single mom,” kata Rico di akun @enricotambunan seperti KompasTV kutip, Selasa (3/2/2026).
“Karena saya berpikir, seharusnya ini berempati dengan seorang ibu yang merawat anaknya, apa pun kesalahan dia di belakang,” imbuhnya.
Baca Juga: 7 Fakta Operasi Keselamatan Jaya 2026, Jelang Ramadan
Rico menilai sasaran kemarahan publik seharusnya bukan Denada. Menurutnya, ada sosok laki-laki yang justru luput dari sorotan, padahal perannya besar dalam kisah yang membuat kakaknya menanggung beban hingga harus berpisah dengan Ressa sejak 2002.
“Menurut saya, ada seorang ibu yang disakiti oleh seorang laki-laki, tapi yang dihujat, diboikot yang ini,” ungkapnya.
“Sudah kakak saya ditinggalin, harus menanggung beban luar biasa, sekarang dijatuhkan lagi, bukan dilindungi,” lanjutnya.
Rico juga mengungkapkan bahwa dirinya baru mengetahui Ressa adalah anak kandung Denada pada pertengahan 2025. Sejak saat itu, ia berusaha mencari tahu siapa ayah biologis Ressa. Namun, upaya tersebut kerap mentok karena reaksi emosional sang kakak.
“Saya hanya bisa menebak-nebak siapa kakak saya waktu itu lagi deket sama siapa,” kata Rico.
“Karena saya tidak di Indonesia, saya tidak tahu persis,” imbuhnya.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Gading-Persada
Sumber : Akun IG @enricotambunan
- denada
- enrico tambunan
- ressa rizky rossano
- pengakuan anak
- single mom
- komentar publik

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489755/original/043626800_1769931236-InShot_20260201_143209720.jpg.jpeg)



