Grid.ID - Publik baru-baru ini digegerkan dengan kasus Epstein file yang viral dan beredar di di media. Dimana dalam file itu, ikut menyerat nama Presiden Amerika Serikat, yakni Donald Trump.
Dan mengejutkannya lagi, kasus Epstein file itu juga memuat ribuan dokumen yang terkait dengan dua investigasi kriminal perdagangan seks oleh Jeffrey Epstein sendiri dan wanita yang disinyalir kekasihnya, yakni Ghislaine Maxwell.
Dilansir Grid.ID dari Britannica, dokumen yang mencuat mencakup soal catatan perjalanan, rekaman, dan email, telah menjadi topik pembicaraan sejak kematian Epstein pada tahun 2019.
Ya, sekedar informasi, Jeffrey Epstein sendiri sudah tewas usai mengakhiri hidupnya sendiri di penjara New York pada Agustus 2019 silam.
Namun pada November 2025, ditemukan 3 email yang menyeret dan menunjukkan nama Donald Trump mengetahui soal praktik perdagangan seks yang dijalankan Epstein.
Setelahnya, pada 18 November, DPR AS memberikan suara 427-1 untuk meloloskan Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein. Dimana senat setuju dengan suara bulat untuk mengirimkan undang-undang tersebut kepada presiden.
Trump menandatangani undang-undang tersebut keesokan harinya. Alhasil sesuai dengan Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein, Departemen Kehakiman AS merilis ratusan ribu dokumen.
Berkas-berkas tersebut termasuk beberapa foto mantan Presiden AS Bill Clinton dan selebriti lainnya, termasuk juga Donald Trump. Departemen Kehakiman AS juga menemukan folder file berlabel "Pengungkapan DOJ".
Di mana di dalamnya banyak foto yang disita FBI selama berbagai penggeledahan rumah Epstein di New York City dan Kepulauan Virgin AS.
Foto-foto baru menunjukkan para musisi Mick Jagger, Michael Jackson, dan Diana Ross dalam foto bersama Epstein, dan beberapa dengan orang lain yang wajahnya telah disensor.
Tak berhenti sampai di situ, muncul pula foto-foto yang baru dirilis termasuk aktor Kevin Spacey, komedian Chris Tucker, miliarder Richard Branson, mantan duta besar Inggris untuk AS, Peter Mandelson, dan Andrew Mountbatten-Windsor (Pangeran Andrew Kerajaan Inggris) dan mantan istrinya, Sarah Ferguson.
Sementara itu, sebelum kasus Epstein file viral belakangan ini, seorang wanita berusia 21 tahun menceritakan pengalaman mereka dibayar untuk melakukan tindakan seksual untuk Epstein.
Saat itu sang wanita mengaku di depan dewan juri bahwa Epstein telah mempekerjakannya ketika dia berusia 16 tahun untuk melakukan pijat seksual, dan bahwa dia kemudian merekrut gadis-gadis lain untuk melakukan hal yang sama.
"Untuk setiap wanita yang saya tawari pekerjaan tersebut, dia akan memberi saya $200,” kata salah satu korban Epstein tersebut dikutip Grid.ID dari Al Jazeera, Selasa (3/2/2026).
Kuat dugaan pula, Epstein telah melakukan kejahatan seksual terhadapa anak di bawah umur. Hal ini berdasarkan pengakuan dari Maria Farmer.
Yang kala itu mengaku kepada FBI bahwa Epstein terlibat dalam pelecehan seksual anak. Farmer mengatakan bahwa para pejabat AS gagal mengambil langkah untuk menyelidiki kasus tersebut. (*)
Artikel Asli



