Penulis: Sri Hertina
TVRINews, Palembang
Harga ayam potong di pasar tradisional Kota Palembang tetap tinggi. Saat ini, harga berada di kisaran Rp 35.000–Rp 38.000 per kilogram, jauh di atas harga normal sekitar Rp 29.000 per kilogram.
Kepala Bidang Stabilisasi dan Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Palembang, Elsa Noviani, S.H., M.Si., menyebut tingginya curah hujan belakangan ini memengaruhi kesehatan ternak ayam, sehingga pasokan ke pasar menjadi terbatas.
“Cuaca ekstrem membuat ayam lebih rentan terserang penyakit. Hal ini berdampak langsung pada pasokan dan harga di pasar,” ujar Elsa, Rabu (4/2/2026).
Selain faktor cuaca, kelangkaan bahan bakar jenis solar juga memperlambat distribusi. Banyak kendaraan pengangkut ayam tidak bisa beroperasi maksimal, sehingga pengiriman dari distributor ke pedagang terganggu.
“Kelangkaan solar menyebabkan pasokan di pasar berkurang, sehingga harga cenderung naik,” tambah Elsa.
Untuk menekan lonjakan harga, Dinas Perdagangan Palembang menggelar pasar murah di beberapa titik. Di pasar ini, ayam potong dijual sesuai harga agen agar lebih terjangkau masyarakat.
Pemerintah berharap langkah tersebut dapat membantu menstabilkan harga ayam sekaligus menjaga daya beli masyarakat, sementara distribusi belum kembali normal sepenuhnya.
Editor: Redaksi TVRINews




